Lebih Murah, Yodium Akan Dipakai untuk Roket Pesawat Luar Angkasa

Rabu, 24 November 2021 - 09:25 WIB
loading...
Lebih Murah, Yodium...
ThrustMe berhasil melakukan uji coba terhadap penggunaan yodium untuk mendorong roket ke luar angkasa. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Sebuah perusahaan teknologi roket ThrustMe berhasil melakukan uji coba terhadap penggunaan yodium untuk mendorong roket ke luar angkasa. Bahan yodium dinilai paling efisien dibanding xenon dan kripto yang saat ini digunakan sebagai bahan bakar roket.

Dikutip dari IFL Science, Selasa (23/11/2021), penggunaan yodium telah diusulkan selama 50 tahun sebagai propelan yang lebih cocok daripada xenon dan kripton yang saat ini digunakan. Demonstrasi pertama yang sukses dari perusahaan Prancis ThrustMe dari pendorong yodium di luar angkasa telah dilaporkan di Nature.

Percobaan berlangsung setahun yang lalu ketika satelit CubeSat seberat 20 kilogram meningkatkan ketinggiannya 200-400 meter (656-1.312 kaki) pada masing-masing dari 11 tembakan.

BACA: Sampah Luar Angkasa Siap Diolah Jadi Bahan Bakar Roket

Propelan dari yodium belum memberikan tenaga yang kuat untuk memungkinkan pesawat lepas landas. Namun, begitu berada di luar angkasa , mereka jauh lebih efisien daripada roket untuk melakukan penyesuaian dan juga telah digunakan untuk peningkatan kecepatan yang lambat seperti pada misi eksplorasi asteroid.

Xenon saat ini merupakan propelan yang dominan, sebagian karena energi ionisasinya yang rendah. Namun xenon terlalu mahal dan perlu disimpan dalam tangki bertekanan tinggi.

Yodium memiliki energi ionisasi yang lebih rendah daripada xenon. Zat ini juga dapat disimpan dalam bentuk padat dan diubah menjadi gas hanya dengan sedikit pemanasan.

Banyak ilmuwan telah memperhatikan potensi yodium dan mempelajari kepraktisannya di Bumi. Sayangnya, yodium sangat reaktif, menimbulkan ancaman bagi bagian logam dalam pendorong dan, bila disimpan sebagai padatan, cenderung pecah dengan dapat mengganggu alirannya roketnya.

BACA JUGA: Kapal Listrik Otonom Pengangkut Kargo Akan Berlayar di Norwegia

ThrustMe sebelumnya telah mencoba untuk menyimpan yodium dalam blok keramik aluminium oksida sebelum dipanaskan. Makalah Nature menegaskan bahwa ide itu juga berhasil di ruang angkasa , di mana itu penting.

Setelah dipanaskan, yodium diionisasi menggunakan antena induktif frekuensi radio, mempercepat reaksi berantai dan menghasilkan ion yang kemudian dipercepat menggunakan medan listrik 800-1.300 Volt. Propelan yang dihasilkan memiliki nilai power to weight yang lebih baik dibandingkan xenon.

ThrustMe mengakui xenon masih menawarkan waktu mulai yang lebih cepat, keuntungan dalam keadaan darurat. Namun masih ada harapan yodium akan menjadi teknologi yang membawa manusia ke Mars.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
15.800 Ton Sampah Luar...
15.800 Ton Sampah Luar Angkasa Berkecepatan 28.000 km/jam Akan Jatuh ke Bumi
Roket Blue Origin Meledak...
Roket Blue Origin Meledak saat Uji Coba, Kemunduran Terbaru bagi Miliarder Jeff Bezos
Prabowo Bakal Kirim...
Prabowo Bakal Kirim Putra-Putri Terbaik Ikut Program Kosmonot Rusia
Viral Benda Misterius...
Viral Benda Misterius dengan Ekor Api Terbang di Langit Lampung dan Banten, Peneliti BRIN: Bekas Roket China Long March 3B
Rekomendasi
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Toni, Badri, dan Saiful...
Toni, Badri, dan Saiful Hakim Dilaporkan Kader PPP ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Muktamar
Berita Terkini
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Infografis
Israel akan Copot Pengeras...
Israel akan Copot Pengeras Suara untuk Azan di Masjid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved