Regulator Penerbangan AS Ingatkan Potensi Gangguan dari Rencana Penggunaan Spektrum 5G

Rabu, 03 November 2021 - 12:07 WIB
loading...
Regulator Penerbangan...
Regulator penerbangan Amerika Serikat memperingatkan potensi gangguan elektronik pada pesawat dari penggunaan teknologi telekomunikasi 5G. Foto/Reuters
A A A
WASHINGTON - Regulator penerbangan Amerika Serikat memperingatkan potensi gangguan elektronik pada pesawat dari penggunaan teknologi telekomunikasi 5G . Pilot diminta untuk mengingatkan penumpang agar semua perangkat elektronik portabel 5G harus dimatikan atau dialihkan ke mode pesawat selama penerbangan .

Untuk itu, Administrasi Penerbangan Federal atau The Federal Aviation Administration (FAA) berdiskusi dengan Komisi Komunikasi Federal tentang masalah keamanan udaranya terkait rencana penggunaan beberapa spektrum tambahan untuk jaringan nirkabel 5G mulai 5 Desember.

“Harus siap untuk kemungkinan bahwa gangguan dari pemancar 5G dan teknologi lainnya dapat menyebabkan peralatan keselamatan tertentu tidak berfungsi. Harus ada tindakan mitigasi terhadap operasi penerbangan, meskipun belum ada laporan dan bukti tentang interferensi berbahaya operasi broadband nirkabel secara internasional," keterangan informasi buletin khusus FAA.

FAA mengatakan produsen peralatan juga harus melanjutkan pengujian untuk mengetahui kerentanan altimeter radio terhadap interferensi 5G dan mengeksplorasi perubahan desain yang dapat mengurangi efek interferensi. (Baca juga; Ancam Keselamatan Penerbangan, FAA Pastikan Teknologi 5G Ganggu Radar Pesawat )

Industri penerbangan telah menyuarakan kekhawatiran tentang rencana penggunaan spektrum C-Band selama lebih dari setahun. Rencananya penggunaan spektrum ini mulai 5 Desember di 46 pasar. (Baca juga; Mengulik Ketersediaan Spektrum Hingga Potensi Frekuensi 5G di Tanah Air )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Rekomendasi
Gunung Merapi Semburkan...
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Guguran hingga 2 Km Pagi Ini
Superkomputer Jagokan...
Superkomputer Jagokan Prancis Juara Piala Dunia 2026, Argentina Bukan Unggulan
Forbes NU 26 Sampaikan...
Forbes NU 26 Sampaikan Sembilan Rekomendasi ke PBNU
Berita Terkini
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
Berbasis Open Source,...
Berbasis Open Source, Equnix Dorong Ekosistem PostgreSQL
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved