Jangan Pernah Pinjam Uang di 151 Pinjol Ilegal Ini, Sudah Diblokir Kominfo dan OJK!
Senin, 18 Oktober 2021 - 11:26 WIB
loading...
Layanan pinjol ilegal terus marak karena memang masyarakat mudah sekali terbujuk untuk meminjam uang di layanan mereka. Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Dengan populasi besar dan tingkat literasi rendah, masyarakat Indonesia jadi mudah terjerat pinjaman online ( pinjol ). Hal ini membuat semakin banyak oknum yang mencari keuntungan lewat layanan pijol ilegal.
Kepada MNC Trijaya, Ketua Umum Asosiasi Fintech Syariah Indonesia Ronald Y. Wijaya mengatakan bahwa pola hidup masyarakat yang konsumtif menjadikan Indonesia sebagai pasar seksi untuk dana dari luar masuk ke Indonesia, salah satunya penyedia pinjol ilegal.
BACA JUGA: 6 Fakta Nayel Nassar, Pria Muslim yang Jadi Menantu Bill Gates
”OJK sudah berupaya menekan angka konsumtif ini. Salah satunya fintech-fintech yang sudah berizin terdaftar harus memberi pembiayaan yang digunakan untuk produktif,” ujarnya.
Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sudah memblokir sebanyak 151 platform pinjol ilegal . Langkah tersebut menindaklanjuti temuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang tergabung Satgas Waspada Investasi.
Tentu saja, jumlahnya yang ratusan menegaskan bagaimana bisnis pinjol ilegal ini sangat menguntungkan, tapi sebaliknya bisa berdampak buruk bagi masyarakat.
Kepada MNC Trijaya, Ketua Umum Asosiasi Fintech Syariah Indonesia Ronald Y. Wijaya mengatakan bahwa pola hidup masyarakat yang konsumtif menjadikan Indonesia sebagai pasar seksi untuk dana dari luar masuk ke Indonesia, salah satunya penyedia pinjol ilegal.
BACA JUGA: 6 Fakta Nayel Nassar, Pria Muslim yang Jadi Menantu Bill Gates
”OJK sudah berupaya menekan angka konsumtif ini. Salah satunya fintech-fintech yang sudah berizin terdaftar harus memberi pembiayaan yang digunakan untuk produktif,” ujarnya.
Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sudah memblokir sebanyak 151 platform pinjol ilegal . Langkah tersebut menindaklanjuti temuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang tergabung Satgas Waspada Investasi.
Tentu saja, jumlahnya yang ratusan menegaskan bagaimana bisnis pinjol ilegal ini sangat menguntungkan, tapi sebaliknya bisa berdampak buruk bagi masyarakat.
Lihat Juga :