Diduga Kumpulkan Data Anak, Politisi AS Desak FTC Investigasi TikTok

Selasa, 02 Juni 2020 - 01:32 WIB
loading...
A A A
Selain itu, anggota parlemen menunjukkan bahwa TikTok gagal memberikan "pemberitahuan langsung" kepada orang tua mengenai praktik datanya sebelum mengumpulkan informasi tentang anak-anak yang menggunakan aplikasinya. Dan di bawah Undang-Undang Perlindungan Privasi Daring Anak-Anak (COPPA) AS, TikTok seharusnya memberikan tautan di berandanya ke kebijakan privasi perusahaan.

Surat kepada FTC ditandatangani oleh Senator Demokrat Ed Markey -seorang penulis COPPA- dan Richard Blumenthal. Penandatanganan juga dilakukan oleh Senator Republik Josh Hawley dan Marsha Blackburn.

Nama pertama adalah kritikus keras terhadap China dan media sosial. Surat pernyataan itu menyatakan, "Dihadapkan dengan bukti kuat bahwa platform media sosial yang sangat populer ini secara terang-terangan mencemooh aturan privasi AS yang mengikat, FTC harus bergerak dengan cepat untuk meluncurkan penyelidikan dan secara paksa meminta pelanggar bertanggung jawab."

Surat lain ke FTC dikirim oleh 14 anggota Demokrat di Komite Energi dan Perdagangan AS untuk meminta penyelidikan TikTok. Dua Republikan yang menjadi anggota komite yang sama menulis surat langsung kepada Zhang Yiming, pendiri dan kepala eksekutif pemilik TikTok ByteDance mencari informasi tentang dugaan hubungannya dengan Pemerintah China, dan bagaimana mengumpulkan informasi tentang anak-anak.

TikTok menanggapinya dengan mengirim email yang mengatakan, "Perusahaan mengambil masalah keselamatan dengan serius untuk semua pengguna kami, dan kami terus memperkuat perlindungan kami dan memperkenalkan langkah-langkah baru untuk melindungi kaum muda di aplikasi."
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Komdigi Suruh TikTok...
Komdigi Suruh TikTok Hapus 780 Ribu Akun Anak, Platform Lain Siap-siap!
Claude Diperdaya Peretas...
Claude Diperdaya Peretas untuk Curi Data dan Dokumen Rahasia Meksiko
ByteDance Luncurkan...
ByteDance Luncurkan Seedance 2.0, Model AI Generatif untuk Video Realistis
TikTok Dipaksa Matikan...
TikTok Dipaksa Matikan Fitur Infinity Scroll karena Menyebabkan Kecanduan
Tokopedia Sangkal PHK...
Tokopedia Sangkal PHK Massal Karyawan, Klaim Penataan Tenaga Kerja
Isu PHK Massal Karyawan...
Isu PHK Massal Karyawan Bikin Heboh! Dasco Panggil Menaker, TikTok dan Tokopedia
TikTok PHK Massal Karyawan...
TikTok PHK Massal Karyawan Tokopedia, DPR Minta Satgas Mitigasi PHK Turun Tangan
Rekomendasi
Lagi-lagi, Rupiah Kembali...
Lagi-lagi, Rupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS
Tren Interior Modern,...
Tren Interior Modern, Ubah Wajah Lebih Estetis dan Fungsional
Perjuangan Andini, Anak...
Perjuangan Andini, Anak Tukang Bengkel yang Diterima di FEB UGM dan Beasiswa Penuh
Berita Terkini
DeepSeek Siap Kembangkan...
DeepSeek Siap Kembangkan Chip AI Sendiri, Ini Bocorannya
Awas Kaget! Segini Bedanya...
Awas Kaget! Segini Bedanya Harga HP Spek Setara 3 Tahun Lalu vs Sekarang
Bandar Antariksa di...
Bandar Antariksa di Biak: Kenapa Papua Jadi Pilihan BRIN untuk Peluncuran Satelit?
Mengapa Waktu Seolah...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?
PBB Menyerukan Penguatan...
PBB Menyerukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan
Ilmuwan Klaim Berhasil...
Ilmuwan Klaim Berhasil Menghitung Waktu Akhir Kehidupan Bumi
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved