Dinilai Buat Ulasan Palsu, Amazon Tutup 600 Merek China

Selasa, 21 September 2021 - 22:10 WIB
loading...
Dinilai Buat Ulasan...
Perusahaan e-commerce terbesar di dunia Amazon mengatakan bahwa mereka telah menutup sekitar 3.000 akun pedagang. FOTO Ilustrasi/ ist
A A A
BEIJING - Amazon dilaporkan telah menindak 600 merek China di platformnya, karena nilai membuat ulasan palsu dan pelanggaran kebijakan lainnya.

Perusahaan e-commerce terbesar di dunia itu mengatakan bahwa mereka telah menutup sekitar 3.000 akun pedagang. Langkah itu diambil untuk memerangi ulasan palsu dan pelanggaran kebijakan lainnya. BACA JUGA - Seberapa Besar Pengaruh Jeff Bezos Setelah Cabut dari Amazon

Mengutip Gadget NDTV, Selasa (21/9/2021), Cindy Tai selaku Asia Global Selling Vice President Amazon mengatakan bahwa tindakan mereka bukan berarti platform e-commerce itu menargetkan China atau negara lainnya.

Perusahaan besutan Jeff Bezos itu menyebut bahwa apa yang mereka lakukan adalah upaya untuk dalam memerangi praktik ulasan palsu serta pelanggaran kebijakan mereka yang lain.

Kepada China Central Television, Cindy juga menyarankan bahwa hal ini tidak berdampak negatif terhadap pertumbuhan keseluruhan pedagang China di platform belanja online mereka.

Amazon sendiri secara resmi melarang ulasan berinsentif di platformnya pada 2016. Perusahaan ini juga dikenal karena secara teratur memantau pelanggaran tersebut dan mengambil tindakan terhadapnya melalui kampanye pembersihan.

Kampanye semacam itu dimaksudkan untuk menghukum penyalahgunaan ulasan produk untuk melindungi hak-hak konsumen.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
China Kenalkan Sistem...
China Kenalkan Sistem Identitas Digital untuk Robot Humanoid
China Siapkan Kerangka...
China Siapkan Kerangka Hukum untuk Mengatur Kecerdasan Buatan
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Rekomendasi
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
Febrie Adriansyah Dicecar...
Febrie Adriansyah Dicecar 18 Pertanyaan, Hotman: Sebatas Kasus PT Asabri
Berita Terkini
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
500 Pairs Aset Kripto...
500 Pairs Aset Kripto Bantu Menavigasi Ekosistem Digital
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved