Ancaman Ransomware, Pakar Keamanan Siber: Regulasi Masih Lemah
Jum'at, 10 September 2021 - 19:17 WIB
loading...
Pakar keamanan menegaskan bahwa tidak ada sistem yang 100% aman, yang dapat menghalau semua serangan siber pada saat sekarang dan di masa depan. Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Belakangan virus ransomware kembali ramai mengancam pengguna gawai. Pakar keamanan siber Pratama Persadha menjelaskan bahwa ransomware bisa masuk darimana saja dan ini memang salah satu resiko work from home (WFH).
Ada berbagai macam cara masuk virus ransomware. Bisa saja dengan praktek phising, credential login yang lemah, atau dikarenakan mengakses situs sembarangan dengan menggunakan jaringan dan peralatan yang tidak aman.
BACA JUGA: Tips Agar Data Pribadi Aman dari Hacker
"Minimal kita bisa meminimalisirnya dengan menggunakan VPN atau antivirus yang selalu ter-update," kata Pratama, saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Jumat (10/9).
Lebih lanjut, Pratama memaparkan, pada 2020 juga banyak kasus serangan ransomware yang dialami perusahaan besar, misalnya Garmin dan Honda.
Ada berbagai macam cara masuk virus ransomware. Bisa saja dengan praktek phising, credential login yang lemah, atau dikarenakan mengakses situs sembarangan dengan menggunakan jaringan dan peralatan yang tidak aman.
BACA JUGA: Tips Agar Data Pribadi Aman dari Hacker
"Minimal kita bisa meminimalisirnya dengan menggunakan VPN atau antivirus yang selalu ter-update," kata Pratama, saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Jumat (10/9).
Lebih lanjut, Pratama memaparkan, pada 2020 juga banyak kasus serangan ransomware yang dialami perusahaan besar, misalnya Garmin dan Honda.
Lihat Juga :