Viral Kasus Pelecehan dan Perundungan, Akun Instagram KPI Diserang Netizen
Kamis, 02 September 2021 - 21:05 WIB
loading...
Foto/dok
A
A
A
JAKARTA - Publik ramai membincarakan pengakuan seorang pegawai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) berinisial MS yang mengaku menjadi korban pelecehan seksual dan perundungan oleh sesama pegawai. Peristiwa itu terjadi selama 2 tahun, dari tahun 2012 hingga 2014.
Mengetahui hal tersebut, sontak warganet geram. Selama ini KPI dinilai sebagai lembaga yang aktif melakukan sensor terhadap konten-konten media sosial yang dinilai sensitif.
BACA: Bareskrim Usut Dugaan Pelecehan Seksual dan Perundungan di KPI
Imbasnya, akun Instagram KPI diserang oleh komentar netizen yang menghujat KPI atas kasus pelecehan seksual dan bullying tersebut.
Salah satunya pada kolom komentar di postingan terbaru akun Instagram KPI Pusat, yang diunggah pada Rabu (01/09/2021). Beragam komentar yang mendesak KPI untuk mengusut kasus ini pun bermunculan.
"Halo KPI . Tolong itu karyawannya ditindak dulu. Korban butuh keadilan," kata @kayanya****
"Komisi Pelaku Intimidasi!" komen @brond****
Selain itu ada juga netizen yang berkomentar bahwa sebaiknya KPI lebih fokus pada kasus perundungan yang terjadi antar karyawannya dan tetap mengawal kasus tersebut.
Mengetahui hal tersebut, sontak warganet geram. Selama ini KPI dinilai sebagai lembaga yang aktif melakukan sensor terhadap konten-konten media sosial yang dinilai sensitif.
BACA: Bareskrim Usut Dugaan Pelecehan Seksual dan Perundungan di KPI
Imbasnya, akun Instagram KPI diserang oleh komentar netizen yang menghujat KPI atas kasus pelecehan seksual dan bullying tersebut.
Salah satunya pada kolom komentar di postingan terbaru akun Instagram KPI Pusat, yang diunggah pada Rabu (01/09/2021). Beragam komentar yang mendesak KPI untuk mengusut kasus ini pun bermunculan.
"Halo KPI . Tolong itu karyawannya ditindak dulu. Korban butuh keadilan," kata @kayanya****
"Komisi Pelaku Intimidasi!" komen @brond****
Selain itu ada juga netizen yang berkomentar bahwa sebaiknya KPI lebih fokus pada kasus perundungan yang terjadi antar karyawannya dan tetap mengawal kasus tersebut.
Lihat Juga :