Para Raksasa Medsos Kompak Larang Konten Taliban Muncul di Platformnya
Sabtu, 28 Agustus 2021 - 18:01 WIB
loading...
Ilustrasi tentara Taliban di Afghanistan. Foto/BBC News
A
A
A
WASHINGTON - Seperti diketahui, Taliban kini telah menguasai Afghanistan secara militer. Rupanya hal tersebut memicu para raksasa media sosial untuk melakukan pemboikotan konten yang berhubungan dengan Taliban.
Pada pekan lalu, Facebook telah memutuskan untuk melarang akun-akun yang memuji, mendukung, atau mewakili Taliban dari platformnya, termasuk di WhatsApp dan Instagram.
Media sosial ciptaan Mark Zuckerberg itu juga mengatakan bahwa pihaknya akan menghapus akun yang terindikasi dikelola oleh atau atas nama Taliban.
BACA: Ethiopia Bangun Platform Media Sosial Lokal Pengganti Facebook Cs
"Taliban dikenai sanksi sebagai organisasi teroris di bawah hukum AS dan kami telah melarang mereka dari layanan kami di bawah kebijakan Organisasi Berbahaya kami," kata seorang juru bicara perusahaan, dilansir dari CNN, Sabtu (28/8/2021).
Pada pekan lalu, Facebook telah memutuskan untuk melarang akun-akun yang memuji, mendukung, atau mewakili Taliban dari platformnya, termasuk di WhatsApp dan Instagram.
Media sosial ciptaan Mark Zuckerberg itu juga mengatakan bahwa pihaknya akan menghapus akun yang terindikasi dikelola oleh atau atas nama Taliban.
BACA: Ethiopia Bangun Platform Media Sosial Lokal Pengganti Facebook Cs
"Taliban dikenai sanksi sebagai organisasi teroris di bawah hukum AS dan kami telah melarang mereka dari layanan kami di bawah kebijakan Organisasi Berbahaya kami," kata seorang juru bicara perusahaan, dilansir dari CNN, Sabtu (28/8/2021).
Lihat Juga :