Jangan Sampai Ketinggalan! Bitcoin Cs Bangkit dari Kubur, Siap-Siap Panen Cuan?
Kamis, 15 Mei 2025 - 09:31 WIB
loading...
Bitcoin dan aset kripto lainnya mengalami kenaikan setelah turun cukup dalam. Foto: The Independent
A
A
A
JAKARTA - Setelah sempat terhuyung, Bitcoin kembali menunjukkan taringnya, naik mendekati level psikologis USD105.000 (sekitar Rp1.680.000.000) kemarin. Ini dipicu serangkaian kabar baik yang bagai angin segar bagi para investor aset digital dan pasar saham Amerika Serikat.
Bayangkan saja, setelah sempat terkoreksi ke zona USD101.000 (Rp1.616.000.000), Bitcoin seolah menemukan tempat baru. Pendorong utamanya? Tak lain adalah data inflasi CPI Amerika Serikat yang lebih jinak dari perkiraan para ekonom. Angka inflasi yang melandai ke 2,3%, lebih rendah dari ekspektasi 2,4%, menjadi sinyal bahwa tekanan ekonomi di Negeri Paman Sam mungkin mulai mereda.
Tak hanya itu, pernyataan penuh harapan dari Presiden Trump turut menyulut optimisme pasar. Ditambah lagi, kabar bahwa bursa terbesar di AS, Coinbase (COIN), resmi bergabung dengan indeks bergengsi S&P 500, semakin menambah daya tarik aset-aset berisiko.
Alhasil, harga Bitcoin sempat menyentuh USD104.700 (Rp1.675.200.000), sementara Ethereum tak kalah garang, melonjak 9% hingga menembus USD2.700 (sekitar Rp43.200.000), memimpin kenaikan altcoin lainnya.
Saham Coinbase (COIN) pun meroket hingga 24%, diprediksi akan menerima kucuran dana segar hingga USD16 miliar (sekitar Rp256 triliun) dari perusahaan pengelola dana yang setia mengikuti gerak indeks S&P 500.
Bayangkan saja, setelah sempat terkoreksi ke zona USD101.000 (Rp1.616.000.000), Bitcoin seolah menemukan tempat baru. Pendorong utamanya? Tak lain adalah data inflasi CPI Amerika Serikat yang lebih jinak dari perkiraan para ekonom. Angka inflasi yang melandai ke 2,3%, lebih rendah dari ekspektasi 2,4%, menjadi sinyal bahwa tekanan ekonomi di Negeri Paman Sam mungkin mulai mereda.
Tak hanya itu, pernyataan penuh harapan dari Presiden Trump turut menyulut optimisme pasar. Ditambah lagi, kabar bahwa bursa terbesar di AS, Coinbase (COIN), resmi bergabung dengan indeks bergengsi S&P 500, semakin menambah daya tarik aset-aset berisiko.
Alhasil, harga Bitcoin sempat menyentuh USD104.700 (Rp1.675.200.000), sementara Ethereum tak kalah garang, melonjak 9% hingga menembus USD2.700 (sekitar Rp43.200.000), memimpin kenaikan altcoin lainnya.
Saham Coinbase (COIN) pun meroket hingga 24%, diprediksi akan menerima kucuran dana segar hingga USD16 miliar (sekitar Rp256 triliun) dari perusahaan pengelola dana yang setia mengikuti gerak indeks S&P 500.
Lihat Juga :