Nyamar di Play Store, Virus Joker Ancam Isi Rekening Pengguna Android

Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:48 WIB
loading...
Nyamar di Play Store,...
Virus Joker Ancam Isi Rekening Pengguna Android. FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Kepolisian Belgia memperingatkan tentang kembalinya virus Joker, yang menyerang perangkat Android dan menyembunyikan dirinya di berbagai aplikasi di Google Play Store.

Malware ini mampu mengosongkan rekening bank pengguna layanan berlangganan, tanpa mereka ketahui. BACA JUGA - Lolos dari 2011 UC292, Asteroid 2021 PT Ancaman Nyata Bumi Minggu Ini

"Program berbahaya ini telah terdeteksi di delapan aplikasi Play Store yang telah disembunyikan Google," kata pihak berwenang Belgia, dalam pernyataan yang dipublikasikan di situs resminya, dikutip dari Entrepreneur, Rabu (25/8/2021).

Malware Joker mulai terkenal ke publik sejak tahun 2017, lantaran berhasil menginfeksi dan merampok korbannya dengan bersembunyi di berbagai aplikasi. Sejak itu, sistem pertahanan Google Play Store telah menghapus sekitar 1.700 aplikasi dengan malware Joker sebelum diunduh oleh pengguna.

Kemudian pada September 2020, virus Joker kembali ditemukan di 24 aplikasi Android, dan tercatat semua aplikasi itu telah lebih dari 500 ribu diunduh sebelum dihapus.

Diperkirakan waktu itu memengaruhi lebih dari 30 negara termasuk Amerika Serikat, Brasil, dan Spanyol. Melalui langganan yang tidak sah, peretas dapat mencuri hingga USD7 per langganan mingguan, angka yang kemungkinan besar meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

Virus Trojan Joker milik keluarga malware yang dikenal sebagai Bread, yang tujuannya adalah untuk meretas tagihan ponsel dan mengotorisasi operasi tanpa persetujuan pengguna.

Peneliti dari perusahaan cybersecurity Quick Heal Security Lab, menjelaskan bahwa virus ini dapat memasukkan pesan teks, kontak, dan informasi lain di smartphone yang terinfeksi.

Adapun yang membuat malware ini sangat berbahaya adalah kemampuannya untuk masuk ke pengguna berlangganan Android yang terhubung ke layanan berbayar. Biasanya versi Premium atau yang paling mahal, tanpa izin sebelumnya.

Pada awalnya, aplikasi yang terinfeksi Joker atau Malware lain dari keluarga ini melakukan penipuan melalui SMS, tetapi kemudian mulai menyerang pembayaran daring.

Kemudian teknik ini memanfaatkan integrasi operator telepon dengan vendor, untuk memudahkan pembayaran layanan dengan tagihan seluler.

Keduanya memerlukan verifikasi perangkat, tetapi bukan milik pengguna, sehingga mereka berhasil mengotomatiskan pembayaran tanpa memerlukan interaksi apa pun dengan pengguna.

"Anda berisiko mendapat kejutan besar di akhir bulan di rekening bank Anda atau di kartu kredit Anda," kata polisi Belgia, merujuk pada tuduhan yang tidak diketahui, karena baru akan dilihat adanya korban pada akhir bulan.

Faktanya, sangat umum bagi mereka yang terkena virus Joker u ntuk mengetahui pencurian sampai mereka meninjau pernyataan akun mereka secara rinci.

Ini karena bank tidak mencurigai langganan yang tampaknya normal dan umumnya biayanya sangat kecil, sehingga tidak terdeteksi sebagai gerakan yang tidak biasa. Bank bahkan tidak mengirimkan peringatan penggunaan kepada pemegang rekening.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Cegah Penularan Virus...
Cegah Penularan Virus Hanta, WHO Sarankan Isolasi selama 6 Minggu
Virus Hanta Ngamuk!...
Virus Hanta Ngamuk! AS Selidiki 120 Lebih Laboratorium Biologi
Vaksin Hantavirus Ternyata...
Vaksin Hantavirus Ternyata Dibuat Moderna Sejak Tahun 2023
Hubungan Virus Hanta...
Hubungan Virus Hanta dan Warisan Ilmuwan Korsel Terungkap
Virus Raksasa Ditemukan...
Virus Raksasa Ditemukan di Kolam Jepang Berikan Petunjuk Misterius
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Waspadai Penyebaran Hantavirus Andes
Waspada Hantavirus,...
Waspada Hantavirus, Kenali Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya
Rekomendasi
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Uruguay Tersandera Dokumen...
Uruguay Tersandera Dokumen Pesawat, FIFA dan Maskapai Saling Lempar Tanggung Jawab
Biaya Operasional Tinggi,...
Biaya Operasional Tinggi, Gapasdap Minta Pemerintah Naikkan Tarif Angkutan Penyeberangan
Berita Terkini
Xbox Hadapi Tekanan...
Xbox Hadapi Tekanan Keuangan, CEO Mengancam Restrukturisasi
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved