Menkominfo Dorong Transformasi Digital Demi Atasi Kesenjangan Digital

Jum'at, 06 Agustus 2021 - 19:04 WIB
loading...
Menkominfo Dorong Transformasi...
Menkominfo Johnny G Plate. Foto/dok
A A A
JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan pemerintah Indonesia memanfaatkan momentum pandemi untuk mempercepat transformasi digital.

Pemerintah juga telah menerapkan strategi untuk mengatasi kesenjangan digital melalui penguatan infrastruktur digital, pengembangan talenta digital, dan pembentukan hukum yang tepat untuk melengkapi regulasi primer.

"Strategi ini saling berhubungan dan sama pentingnya dalam upaya Indonesia untuk membangun infrastruktur digital di Indonesia. Tidak hanya akan membantu pemulihan ekonomi, tetapi juga akan menuntun kita menuju jalan menjadi masyarakat digital yang tangguh,” katanya dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (6/8/2021).

BACA: Masyarakat Diingatkan Siap-siap Migrasi ke TV Digital

Dalam upaya pemerataan pembangunan infrastruktur di semua level, Johnny mengatakan pemerintah telah secara masif membangun infrastruktur internet di wilayah yang belum terjangkau akses internet.

"Infrastruktur digital yang memadai ini adalah prasyarat untuk mewujudkan transformasi digital," tuturnya

Selain itu, Indonesia juga menargetkan peluncuran Satelit High-Throughput SATRIA-1 pada tahun 2023 untuk penyediaan akses internet di seluruh titik layanan publik Indonesia yang belum tersedia akses internet.

“Satelit multifungsi SATRIA-I ini digunakan untuk melengkapi jaringan kabel serat optik yang sudah terbangun. Jadi, ini adalah salah satu misi konektivitas inklusif yang diwujudkan dalam agenda transformasi digital,” ungkap Johnny.

Selain itu, Menkominfo memastikan keberlanjutan proyek-proyek tersebut salah satunya melalui implementasi Program Universal Service Obligation (USO).

BACA JUGA: Begini Cara Memindahkan Kontak dari Akun Google Anda

Johnny mendorong kolaborasi sektor publik dan swasta untuk mendorong pengembangan infrastruktur telekomunikasi broadband di Indonesia.

“Ini untuk melengkapi regulasi primer infrastruktur digital, jadi Indonesia punya UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Omnibus Law) yang telah disahkan tahun lalu." pungkasnya.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari 30 Hari Jadi 3...
Dari 30 Hari Jadi 3 Hari: Pabrik Sawit Koperasi Suntik Digital SAP, Margin Laba Petani Naik hingga 4 Persen!
Merajut Ekosistem Digital...
Merajut Ekosistem Digital ala Telkom, dari Koperasi Desa hingga Industri Global
Digitalisasi dan Teknologi...
Digitalisasi dan Teknologi Jadi Senjata Ampuh Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
Rayakan Hari Jadi ke-24,...
Rayakan Hari Jadi ke-24, Biznet Terus Bangun Infrastruktur Digital Masa Depan
Dukung IKN, Comtelindo...
Dukung IKN, Comtelindo Berkomitmen Hadirkan Konektivitas Handal
Efisiensi Penggunaan...
Efisiensi Penggunaan Ruangan, GDPS Ciptakan Room Booking System
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Rebranding Inhealth,...
Rebranding Inhealth, Strategi Perkuat Layanan dan Digitalisasi
Rekomendasi
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Puasa Tasua 9 Muharram:...
Puasa Tasua 9 Muharram: Dalil, dan Bacaan Niat Lengkap
Malam Ini Roy Suryo...
Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
Berita Terkini
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved