Begini Cara Tokopedia Bantu Tingkatkan Penjualan UMKM Lokal
Kamis, 05 Agustus 2021 - 19:15 WIB
loading...
Lewat hyperlocal, UMKM bisa mendapatkan benefit dengan menyediakan produk ke konsumen yang dekat dengan lokasi mereka. Foto: dok Tokopedia
A
A
A
JAKARTA - Platform e-commerce seharusnya memang memiliki tanggung jawab moral untuk membuat produk lokal UMKM bisa lebih berjaya di negari sendiri. Sehingga tercipta peluang baru lewat teknologi.
Senior Lead Regional Growth Expansion (RGX) Tokopedia, Ivander Wijaya mengatakan, misi besar Tokopedia adalah pemerataan ekonomi secara digital di Indonesia. ”Namun, itu bisa terwujud jika seluruh penjuru punya kesempatan sama dalam menemukan berbagai produk kebutuhan dengan mudah hingga menciptakan peluang usaha, bahkan di tengah pandemi,” katanya.
BACA JUGA: 8 Alasan Membeli RedmiBook 15, Mumpung Harganya Masih Rp6 Juta
Sejak 2020 silam, Tokopedia sendiri sudah melakukan inisiatif Hyperlocal. Dampaknya, terjadi peningkatan transaksi di Tokopedia selama Q2 2021 dibanding Q2 2020. Di Jabodetabek misalnya, kategori Kesehatan dan Perawatan Diri, Fashion, Ibu dan Anak serta Fesyen Anak, Kecantikan dan Otomotif menjadi paling laris.
Sedangkan di Palembang, kategori Ibu dan Anak serta Fesyen Anak, Fashion, Kesehatan dan Perawatan Diri, Makanan dan Minuman serta Kecantikan merupakan kategori dengan pertumbuhan paling pesat selama Q2 2021 dibandingkan Q2 2020.
Salah satu inisatif hyperlocal di Tokopedia adalah kampanye Kumpulan Toko Pilihan (KTP). Pemilik Warung Bu Neneng, Rita Damayanti, mengklaim bahwa sejak mengikuti program KTP Palembang di Tokopedia, penjualan meningkat pesat hingga 3x lipat dengan kenaikan omzet mencapai 30%.
![Begini Cara Tokopedia Bantu Tingkatkan Penjualan UMKM Lokal]()
Pemilik Sniff Sniff Jakarta, Daniel Christian, juga mengatakan bahwa dengan mengikuti Waktu Indonesia Belanja (WIB) Lokal selama tanggal 25 hingga akhir setiap bulan, penjualan harian lapaknya meningkat hingga 2x lipat. ”Bahkan selama PPKM omzet bisa puluhan juta,” jelasnya.
Senior Lead Regional Growth Expansion (RGX) Tokopedia, Ivander Wijaya mengatakan, misi besar Tokopedia adalah pemerataan ekonomi secara digital di Indonesia. ”Namun, itu bisa terwujud jika seluruh penjuru punya kesempatan sama dalam menemukan berbagai produk kebutuhan dengan mudah hingga menciptakan peluang usaha, bahkan di tengah pandemi,” katanya.
BACA JUGA: 8 Alasan Membeli RedmiBook 15, Mumpung Harganya Masih Rp6 Juta
Sejak 2020 silam, Tokopedia sendiri sudah melakukan inisiatif Hyperlocal. Dampaknya, terjadi peningkatan transaksi di Tokopedia selama Q2 2021 dibanding Q2 2020. Di Jabodetabek misalnya, kategori Kesehatan dan Perawatan Diri, Fashion, Ibu dan Anak serta Fesyen Anak, Kecantikan dan Otomotif menjadi paling laris.
Sedangkan di Palembang, kategori Ibu dan Anak serta Fesyen Anak, Fashion, Kesehatan dan Perawatan Diri, Makanan dan Minuman serta Kecantikan merupakan kategori dengan pertumbuhan paling pesat selama Q2 2021 dibandingkan Q2 2020.
Salah satu inisatif hyperlocal di Tokopedia adalah kampanye Kumpulan Toko Pilihan (KTP). Pemilik Warung Bu Neneng, Rita Damayanti, mengklaim bahwa sejak mengikuti program KTP Palembang di Tokopedia, penjualan meningkat pesat hingga 3x lipat dengan kenaikan omzet mencapai 30%.

Pemilik Sniff Sniff Jakarta, Daniel Christian, juga mengatakan bahwa dengan mengikuti Waktu Indonesia Belanja (WIB) Lokal selama tanggal 25 hingga akhir setiap bulan, penjualan harian lapaknya meningkat hingga 2x lipat. ”Bahkan selama PPKM omzet bisa puluhan juta,” jelasnya.
Lihat Juga :