Dinilai Menyebarkan Misinformasi Soal Covid-19, YouTube Blokir Media Australia Selama 7 Hari
Senin, 02 Agustus 2021 - 11:13 WIB
loading...
A
A
A
“Kami menerapkan kebijakan kami secara setara untuk semua orang, terlepas dari pengunggahnya, dan sesuai dengan kebijakan ini dan sistem teguran lama kami, kami menghapus video dari dan mengeluarkan teguran ke saluran Sky News Australia," sambung YouTube.
Larangan ini mulai diberlakukan pada Kamis, (29/7) sehari setelah media Daily Telegraph mengakhiri kolom reguler Alan Jone di tengah kontroversi mengenai komentarnya terkait Covid-19.
YouTube belum mengungkapkan dari program Sky News mana video yang melanggar itu berasal. Mereka hanya mengatakan ada "banyak" video yang menyinggung yang kini telah dihapus.
BACA JUGA: Jangan Keliru, Ini Perbedaan Laptop Merah Putih dan Laptop Kemendikbudristek
Larangan pada kanal dengan 1,85 juta subscriber itu akan berdampak pada aliran pendapatan Sky News dari Google, yang dimulai setelah News Corp menandatangani kemitraan multi-tahun dengan Google pada Februari lalu.
Larangan ini mulai diberlakukan pada Kamis, (29/7) sehari setelah media Daily Telegraph mengakhiri kolom reguler Alan Jone di tengah kontroversi mengenai komentarnya terkait Covid-19.
YouTube belum mengungkapkan dari program Sky News mana video yang melanggar itu berasal. Mereka hanya mengatakan ada "banyak" video yang menyinggung yang kini telah dihapus.
BACA JUGA: Jangan Keliru, Ini Perbedaan Laptop Merah Putih dan Laptop Kemendikbudristek
Larangan pada kanal dengan 1,85 juta subscriber itu akan berdampak pada aliran pendapatan Sky News dari Google, yang dimulai setelah News Corp menandatangani kemitraan multi-tahun dengan Google pada Februari lalu.
(dan)
Lihat Juga :