Dinilai Menyebarkan Misinformasi Soal Covid-19, YouTube Blokir Media Australia Selama 7 Hari
Senin, 02 Agustus 2021 - 11:13 WIB
loading...
YouTube belum mengungkapkan mana video program Sky News yang melanggar. Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - YouTube melarang kanal Sky New Australia mengunggah konten baru selama tujuh hari dengan alasan telah melanggar aturan penyebaran informasi yang salah tentang Covid-19.
YouTube telah melakukan peninjauan pada konten kanal berita tersebut, di mana banyak video dengan konten-konten misinformasi yang menyangkal keberadaan virus Covid-19.
BACA JUGA: Membandingkan Spek dan Harga Laptop ChromeBook Pelajar Kemendikbudristek
Selain itu konten Sky News Australia juga mengajak orang-orang menggunakan hydroxychloroquine atau ivermectin.
"Kami memiliki kebijakan misinformasi medis Covid-19 yang jelas dan ditetapkan berdasarkan panduan otoritas kesehatan lokal dan global, untuk mencegah penyebaran misinformasi Covid-19 yang dapat menyebabkan bahaya di dunia nyata," kata juru bicara YouTube, dikutip dari The Guardian, Senin (2/8).
YouTube telah melakukan peninjauan pada konten kanal berita tersebut, di mana banyak video dengan konten-konten misinformasi yang menyangkal keberadaan virus Covid-19.
BACA JUGA: Membandingkan Spek dan Harga Laptop ChromeBook Pelajar Kemendikbudristek
Selain itu konten Sky News Australia juga mengajak orang-orang menggunakan hydroxychloroquine atau ivermectin.
"Kami memiliki kebijakan misinformasi medis Covid-19 yang jelas dan ditetapkan berdasarkan panduan otoritas kesehatan lokal dan global, untuk mencegah penyebaran misinformasi Covid-19 yang dapat menyebabkan bahaya di dunia nyata," kata juru bicara YouTube, dikutip dari The Guardian, Senin (2/8).
Lihat Juga :