YouTube Kehilangan Sumber Penghidupannya karena Iklan 5 Detik

Rabu, 11 Maret 2026 - 10:06 WIB
loading...
YouTube Kehilangan Sumber...
YouTube. FOTO/ DAILY
A A A
CUPERT8NO - Mulai 15 Februari, Keputusan 342/2025, yang merinci beberapa ketentuan Undang-Undang Periklanan, termasuk penghapusan masa tunggu ad-hoc untuk iklan gambar statis yang tidak ditampilkan di lokasi tetap, mulai berlaku.

Menurut peraturan baru tersebut, platform harus mengizinkan pengguna untuk menutup iklanvideosetelah 5 detik.

Penyedia dan distributor konten dilarang memaksa pengguna untuk menonton iklan melebihi waktu yang ditentukan. Hal ini berdampak langsung pada platform video berdurasi panjang seperti YouTube.

Dengan peraturan ini, platform tersebut kehilangan format pemasaran video yang tidak dapat dilewati, yang biasanya berdurasi 15-30 detik dan menghasilkan pendapatan yang sangat besar bagi Google.

"Sumber kehidupan" YouTube
Menurut laporanStatistatahun 2025, Vietnam adalah pasar yang sangat penting, menyumbang 280 juta jam waktu menonton per hari ke YouTube, menempati peringkat ke-11 secara global. Menghentikan sepenuhnya akan menciptakan kekosongan finansial, yang berpotensi menyebabkan pendapatan YouTube menurun pada awalnya.

Iklan yang tidak dapat dilewati memiliki harga tertinggi, tetapi merek tetap bersedia membayar lebih untuk memastikan pesan mereka tersampaikan sepenuhnya. Kehilangan format ini akan berarti penurunan signifikan dalam biaya per seribu tayangan (CPM).

YouTube hanya menghasilkan uang jika pengguna menonton dalam waktu yang cukup lama. MenurutAdwave, persentase pemirsa yang langsung melewati iklan setelah tombol "Lewati" muncul sangat tinggi (sekitar 70-80%). Oleh karena itu, ketika pelanggan dapat melewati iklan pada detik ke-5, jumlah konten pemasaran YouTube yang dapat disampaikan akan berkurang secara signifikan.

MenurutTubeFilter,YouTube baru-baru ini meningkatkan penayangan iklan panjang yang tidak dapat dilewati, terutama pada perangkat layar besar. Perubahan ini menuai reaksi keras dari pemirsa, tetapi sebagai imbalannya, hal ini menyenangkan para pengiklan. Penayangan banyak iklan yang mengganggu juga merupakan cara platform untuk mendorong pengguna membeli paket berbayar YouTube Premium, yang saat ini harganya mencapai 80.000 VND per bulan di Vietnam.

Robih Abdurrahman, seorang ahli operasi platform digital di Anymind Group, meyakini bahwa regulasi dari Vietnam akan berdampak langsung pada pendapatan YouTube.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fitur Pengatur Waktu...
Fitur Pengatur Waktu Baru YouTube Bantu Mengurangi Kecanduan Shorts
Peringatan Keras Komdigi:...
Peringatan Keras Komdigi: Meta Menyerah pada PP TUNAS, Komdigi Siapkan Algojo untuk Google
Piala Dunia 2026 Akan...
Piala Dunia 2026 Akan Disiarkan secara Gratis di YouTube
Iran Siap Serang Google,...
Iran Siap Serang Google, YouTube, dan Microsoft
Blokir Akun pro=Palestina,...
Blokir Akun pro=Palestina, Akhirnya YouTube Minta Maaf
Sony Resmi Berhenti...
Sony Resmi Berhenti Produksi Alat Perekam Piringan Blu-ray
Lahir di Angkot Sampai...
Lahir di Angkot Sampai Jadi Musisi Viral? Hidup Fani Rahmansyah Plot Twist Banget!
Awal Karier Sandi Sabar...
Awal Karier Sandi Sabar Ternyata Berasal dari Kebiasaan yang Satu Ini
Azia Thrifting Jemuran...
Azia Thrifting Jemuran Tetangga, Ketahuan Sampe Bikin Heboh!
Rekomendasi
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Berita Terkini
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved