Peringatan Keras Komdigi: Meta Menyerah pada PP TUNAS, Komdigi Siapkan Algojo untuk Google

Jum'at, 10 April 2026 - 10:40 WIB
loading...
Peringatan Keras Komdigi:...
Menkomdigi Meutya Hafid memberikan kartu merah teguran keras kepada YouTube (Google), di saat yang sama mengapresiasi Meta yang memilih tunduk pada kedaulatan hukum pelindungan anak Indonesia. Foto: Komdigi
A A A
JAKARTA - Pemandangan kontras tersaji dalam konferensi pers krusial di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Jakarta Pusat, pada Kamis (09/04/2026). Menteri Komdigi, Meutya Hafid—dengan didampingi oleh Dirjen Pengawasan Ruang Digital Alexander Sabar dan Dirjen Komunikasi Publik dan Media Fifi Aleyda Yahya—secara resmi mengumumkan babak baru penegakan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak, atau yang dikenal luas sebagai PP TUNAS.

Dalam lanskap pasar digital yang rakus akan atensi, anak-anak Indonesia dianggap jadi komoditas data dan sasaran empuk konten berisiko.

Menyadari krisis tersebut, pemerintah akhirnya mengubah pendulum pendekatannya: dari sekadar "imbauan" berbalut diplomasi menjadi "penegakan hukum" yang tanpa kompromi.

Meta Menyerah, Batas Usia 16 Tahun Diberlakukan

Langkah pertama yang patut dicatat adalah kepatuhan Meta, perusahaan induk yang menaungi raksasa media sosial Instagram, Facebook, dan Threads. Melalui perwakilan hukum dan pimpinan kebijakan publik regional Asia Pasifik, Meta secara resmi menyelaraskan fitur dan layanan mereka dengan hukum di Indonesia, menetapkan batas usia minimum 16 tahun di seluruh platformnya, dan merombak kebijakan komunitas mereka.

"Hari ini kami memberikan apresiasi kepada Meta karena telah menyelaraskan fitur dan layanan mereka dengan hukum di Indonesia," ujar Meutya dalam keterangannya yang diunggah resmi pada Jumat (10/04/2026).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Tren Komentar Spam Judi...
Tren Komentar Spam Judi Online Naik 128 Persen, Kini Pakai Sistem Bot Otomatis
Menkomdigi Meutya Hafid:...
Menkomdigi Meutya Hafid: 4,7 Juta Akun Anak di TikTok dan YouTube Dinonaktifkan
Diam-diam Jadi Pengusaha,...
Diam-diam Jadi Pengusaha, Anneth Delliecia Ternyata Punya Brand Kuku Sendiri?
Rekomendasi
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
Hari Ini Sidang Perdana...
Hari Ini Sidang Perdana Dokter Tifa, Area PN Jaktim Disekat Ketat
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
Berita Terkini
Top Up Game di VCGamers...
Top Up Game di VCGamers Dijamin Murah, Aman dan Cepat
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Tekan Risiko Keamanan...
Tekan Risiko Keamanan Pangan, PMR 2026 digelar
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved