YouTube Kehilangan Sumber Penghidupannya karena Iklan 5 Detik

Rabu, 11 Maret 2026 - 10:06 WIB
loading...
A A A
Platform tersebut tidak lagi dapat memaksa pemirsa untuk menonton seperti sebelumnya, yang berarti premi CPM yang terkait dengan format penayangan wajib, yang harus dibayar oleh pengiklan, akan hilang.


Pemblokiran iklan telah memberikan dampak signifikan pada YouTube. Foto:Finance Unfolded.

Tracy Phan, seorang pakar teknologi periklanan dengan pengalaman hampir tiga tahun di Google, percaya bahwa pengiklan juga terpengaruh. "Jika Anda mengandalkan format yang tidak dapat dilewati untuk konversi, Anda harus mempertimbangkan kembali penawaran kreatif Anda," tegasnya.

Dari perspektif merek, Ibu NH, seorang perwakilan pemasaran untuk merek FMCG yang beroperasi di Vietnam, menyatakan bahwa sebelumnya, paket iklan yang tidak dapat dilewati seringkali mahal.

Oleh karena itu, dengan peraturan baru yang menjadikan format ini bukan lagi pilihan, perusahaan akan mengalokasikan anggarannya dengan lebih efektif.

"Alih-alih menghabiskan banyak uang untuk memaksa pengguna menonton, merek dapat menggunakan anggaran tersebut untuk berinvestasi dalam lebih banyak 'titik sentuh' dalam perjalanan konsumen, misalnya, mengoptimalkan 5 detik pertama dan memproduksi beberapa versi konten.

Perubahan ini memaksa merek untuk lebih cerdas dalam pengeluaran mereka untuk mencapai hasil yang lebih berkelanjutan," kata Ibu NH kepadaTri Thuc - Znews.

Regulasi baru tentang iklan online, yang diumumkan pada akhir tahun 2025, mulai berlaku pada tanggal 15 Februari. Meskipun tidak ada pengumuman resmi, pengguna media sosial melaporkan bahwa mereka tidak lagi melihat iklan panjang di YouTube setelah tanggal tersebut.

Format iklan utama di media sosial sebagian besar berupa video panjang yang dapat dilewati setelah 5 detik. Namun, format dua klip pemasaran berurutan masih muncul.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Fitur Pengatur Waktu...
Fitur Pengatur Waktu Baru YouTube Bantu Mengurangi Kecanduan Shorts
Peringatan Keras Komdigi:...
Peringatan Keras Komdigi: Meta Menyerah pada PP TUNAS, Komdigi Siapkan Algojo untuk Google
Piala Dunia 2026 Akan...
Piala Dunia 2026 Akan Disiarkan secara Gratis di YouTube
Iran Siap Serang Google,...
Iran Siap Serang Google, YouTube, dan Microsoft
Dulu Diremehkan, Kreator...
Dulu Diremehkan, Kreator Konten Ayu Selvia Kini Raup Ratusan Juta per Bulan dari Sosmed
Tak Cuma Jago Melukis!...
Tak Cuma Jago Melukis! RizkyAmom Sukses Padukan Seni Lukis, Ilustrasi, dan Clay Art Jadi Konten Edukatif
Dari Hobi Jadi Cuan!...
Dari Hobi Jadi Cuan! Begini Strategi Rizkyamom Menggaet Klien Pertama di Industri Seni
Rekomendasi
Trump Semprot Tuchel:...
Trump Semprot Tuchel: Kane Kok Jadi Bek?
Beda Jagoan Final Piala...
Beda Jagoan Final Piala Dunia dengan Gus Muhaimin, Bang Jamil: Persaudaraan Tetap Nomor Satu
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Berita Terkini
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
500 Pairs Aset Kripto...
500 Pairs Aset Kripto Bantu Menavigasi Ekosistem Digital
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved