YouTube Kehilangan Sumber Penghidupannya karena Iklan 5 Detik
Rabu, 11 Maret 2026 - 10:06 WIB
loading...
A
A
A
Jenis iklan dengan tombol "berhenti berlangganan" palsu masih ada. Foto:Xuan Sang.
Tracy Phan menganggap peraturan baru ini sebagai perubahan yang sangat positif. Pengguna internet akan memiliki pengalaman browsing yang lebih nyaman dan lebih baik.
Selain itu, pasar periklanan online akan selalu tahu bagaimana beradaptasi dengan peraturan tersebut.
Sebelumnya, perubahan dalam peraturan privasi juga telah mengganggu pasar, termasuk hukum GDPR di Eropa dan kebijakan ATT Apple.
Namun, platform dan pengiklan selalu menemukan celah atau teknologi baru untuk beradaptasi.
Larangan ini tidak hanya memengaruhi platform YouTube tetapi juga meluas ke layanan streaming over-the-top (OTT). Aplikasi video game juga tunduk pada peraturan ini.
Pada saat yang sama, penerbit harus menemukan keseimbangan antara mempertahankan pendapatan iklan secara keseluruhan dan tidak melanggar peraturan hukum baru.
Dekret tersebut juga menetapkan bahwa jenis iklan ini tidak boleh memiliki ikon tombol tutup palsu atau yang tidak dapat dibedakan dan harus memastikan bahwa pemirsa dapat menutupnya hanya dengan satu interaksi.
Namun, beberapa situs web populer masih belum sepenuhnya mematuhi ketentuan ini. Kotak iklan kecil dengan tombol tutup kecil (X) masih secara otomatis mengarahkan pengguna ke tautan pemasaran.
(wbs)
Lihat Juga :