Vaksin Covid-19 yang Disemprot ke Hidung Dibuat untuk yang Takut Jarum Suntik
Kamis, 15 Juli 2021 - 06:30 WIB
loading...
A
A
A
"Kami sudah mengembangkan metode hirup ini selama 20 tahun dan kami sudah memulai untuk memformulasikan vaksin baru untuk Covid-19 saat pandemi awal berlangsung. Data yang kami dapatkan bahwa vaksin ini tidak hanya melindungi dari infeksi tapi juga mengurangi kemungkinan penyebaran," jelas Biao He, peneliti dari University of Georgia.
Baca juga : Bugatti Pastikan Tak Ada Bugatti Chiron Versi Atap Terbuka
Saat ini vaksin yang kita kenal biasanya diberikan melalui suntikan intramuskular. Tetapi suntikan datang dengan banyak rintangan yang membuat kampanye vaksinasi yang meluas menjadi rumit dan mahal.
Vaksin yang disuntikkan seringkali membutuhkan penyimpanan dingin dan harus diberikan oleh profesional medis. Jarum suntik juga merupakan sumber daya yang terbatas dan masalah pasokan telah menyebabkan masalah besar dengan peluncuran vaksin COVID-19. Belum lagi masalah orangnya yang kadang-kadang ketakutan dengan suntikan.
"Ada banyak orang yang melihat vaksin yang bisa dihirup atau disemprotkan ke hidung lebih menarik. Sehingga proses vaksinasi akan lebih meluas dan massif. Selain itu ada banyak keuntungan dari cara ini karena metode semprot sudah terbukti manjur pada vaksin lainnya seperti vaksin flu yang dikembangkan di Inggris," ucap Sandy Douglas, Chief Investigator dari pengembangan proyek vaksin semprot itu.
Baca juga : Bugatti Pastikan Tak Ada Bugatti Chiron Versi Atap Terbuka
Saat ini vaksin yang kita kenal biasanya diberikan melalui suntikan intramuskular. Tetapi suntikan datang dengan banyak rintangan yang membuat kampanye vaksinasi yang meluas menjadi rumit dan mahal.
Vaksin yang disuntikkan seringkali membutuhkan penyimpanan dingin dan harus diberikan oleh profesional medis. Jarum suntik juga merupakan sumber daya yang terbatas dan masalah pasokan telah menyebabkan masalah besar dengan peluncuran vaksin COVID-19. Belum lagi masalah orangnya yang kadang-kadang ketakutan dengan suntikan.
"Ada banyak orang yang melihat vaksin yang bisa dihirup atau disemprotkan ke hidung lebih menarik. Sehingga proses vaksinasi akan lebih meluas dan massif. Selain itu ada banyak keuntungan dari cara ini karena metode semprot sudah terbukti manjur pada vaksin lainnya seperti vaksin flu yang dikembangkan di Inggris," ucap Sandy Douglas, Chief Investigator dari pengembangan proyek vaksin semprot itu.
(wsb)
Lihat Juga :