Riset: 1 dari 2 Orang Hanya Ingin Pergi Kencan dengan yang Sudah Vaksin

Sabtu, 10 Juli 2021 - 19:35 WIB
loading...
Riset: 1 dari 2 Orang...
Tuntutan untuk mengetahui status vaksinasi teman kencan adalah dampak yang jelas dari pandemi. Foto: Sindonews
A A A
JAKARTA - Di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, orang-orang lebih memperhatikan kesehatan dan keselamatan pribadi mereka, tak terkecuali saat berkencan.

Menurut laporan terbaru Kaspersky, 1 dari 2 atau sekitar 49% responden di Asia Pasifik lebih memilih hanya ingin bertemu langsung dengan seseorang yang memiliki antibodi atau sertifikat vaksin. Angka ini tujuh poin lebih tinggi dari rata-rata global sebesar 42%.

BACA JUGA: Ketua Satgas IDI: Vitamin D Belum Cukup Bukti Obati Covid-19

Masyarakat secara global umumnya menjadi lebih khawatir dengan pertemuan tatap muka sejak awal pandemi.

Bahkan jumlah orang yang akhirnya memutuskan untuk tidak menemui teman kencan online mereka secara langsung meningkat lebih dari dua kali lipat, dari 16% menjadi 35%.

David Jacoby selaku Peneliti Keamanan di Kaspersky, mengatakan, tuntutan untuk mengetahui status vaksinasi teman kencan adalah dampak yang jelas dari pandemi.

"Bertemu dengan kencan online secara langsung tampaknya menimbulkan kecemasan yang lebih besar," ujarnya dalam keterangan, Sabtu (10/7)

Selain itu, sebanyak 52% pengguna dari Asia Pasifik merasa gugup dan 12% nya tidak aman ketika bertemu teman kencan online secara langsung untuk pertama kalinya.

BACA JUGA: Tes Jaringan 5G di POCO M3 Pro 5G, Ternyata Segini Hasilnya…

Untuk mengurangi beberapa kekhawatiran ini, mayoritas (56%) dari mereka yang menggunakan situs dan aplikasi kencan online ingin terlebih dahulu berbicara melalui telepon atau video sebelum menyetujui untuk bertemu.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung UMKM, Knitto...
Dukung UMKM, Knitto Luncurkan E-Commerce
Jika Ada Pungli Saat...
Jika Ada Pungli Saat Pelaksanaan Vaksin Covid-19, Laporkan!
Catat, Begini Cara Dapat...
Catat, Begini Cara Dapat Informasi Valid Seputar Covid-19
Serbuan Vaksin Covid-19...
Serbuan Vaksin Covid-19 Dorong Kepercayaan terhadap Vaksin
Lawan Pandemi, Sehat365...
Lawan Pandemi, Sehat365 Gelar Vaksinasi Gotong Royong Covid-19
Asyiknya Vaksinasi di...
Asyiknya Vaksinasi di AS, Pelajar Akan Mendapat Beasiswa dan AirPods
Epidemiolog Kembali...
Epidemiolog Kembali Ingatkan Manfaat Booster di Tengah Munculnya Subvarian Baru Omicron
Kasus Aktif Covid-19...
Kasus Aktif Covid-19 Sisakan 14 Orang, Warga Ibu Kota Kepri Tetap Diminta Taat Prokes
1 Juta Dosis Vaksin...
1 Juta Dosis Vaksin PMK Bantuan Australia Tiba di Indonesia
Rekomendasi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Sejumlah GOR di Jakarta...
Sejumlah GOR di Jakarta Disiapkan untuk Warga Nobar Piala Dunia 2026
Kursi Suporter Kosong...
Kursi Suporter Kosong Melompong di Piala Dunia 2026, FIFA Ngeles Manipulasi Jumlah Penonton
Berita Terkini
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Infografis
Dari 1 Juta, 44% Pengungsi...
Dari 1 Juta, 44% Pengungsi Ukraina Ingin Berada di Jerman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved