Dikecam Hina Kabah, Fortnite: Itu Buatan Pemain di Mode Kreatif

Senin, 05 Juli 2021 - 13:49 WIB
loading...
Dikecam Hina Kabah,...
Pemain yang seperti sedang membawa kapak, sebenarnya bukan digunakan sebagai senjata. Tapi, alat untuk membangun, memotong, dan membongkar. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Game battle royale Fortnite mendapatkan kritik dan kecaman karena dianggap menghina umat Islam.

Ini terjadi lewat gambar dan video yang beredar di sosial media, yang menunjukkan pemain diduga harus menghancurkan benda yang mirip dengan Kabah untuk melaju ke level berikutnya.

BACA JUGA: Sandiaga Uno Minta Game Fortnite Diblokir Karena Intoleransi Terhadap Umat Islam

Kritik mulanya dilayangkan Direktur Al-Azhar International Center untuk e-Fatwa, Osama Al-Hadidy, yang menganggap aksi menghancurkan Kabah tersebut merupakan penghinaan bagi umat Islam.

Menurut Osama, Al-Azhar International Center sudah memperingatkan terhadap banyaknya game elektronik yang membuat anak-anak dan remaja malas belajar, larut di dunia maya, dan bahkan membuat mereka enggan mengerjakan tugas-tugas harian.

Dikecam Hina Kabah, Fortnite: Itu Buatan Pemain di Mode Kreatif

Meski demikian, lewat unggahan di laman Facebook Fortnite pada 29 Juni yang telah dihapus, mereka mengatakan bahwa Map yang memiliki benda mirip Kabah tersebut bukan buatan mereka/developer Fortnite.

Namun, buatan pemain Fortnite yang ada di Creative Mode. Creative Mode atau Mode Kreatif memungkinkan pemain untuk membangun Map atau wilayah/pulaunya sendiri dengan bebas dan tanpa ada batasan. Ini mirip dengan game Minecraft.

Mode Kreatif ini biasanya digunakan pemain untuk berlatih, agar lebih cepat membangun bangunan dan bisa melindungi diri selama pertempuran.

Di Mode Creative ini pemain juga bebas untuk berkarya. Dan Fortnite sendiri memang menyediakan beragam tool sehingga pemain bisa merancang beragam arena eksperimental, serta mode-mode permainan yang unik. Mulai membuat game petak umpet, tower defense, hingga parkour.

”Kami ingin mengklarifikasi tentang keberadaan Kabah di dalam game. Hal itu ternyata dibuat oleh pemain di mode Creative. Dan sebenarnya di Map/pulau itu, pemain tidak bisa menghancurkan Kabah,” tulis unggahan di Facebook mereka.

”Kami ingin meluruskan bahwa tim Fortnite sangat menghargai semua agama dan bekerja dengan sangat dekat dengan pembuat konten di game untuk memastikan pengalaman bermain game yang aman untuk semua pemain,”.

BACA JUGA: Logam vs Plastik vs Kaca vs Keramik, Mana Bodi Smartphone Terbaik?

Sayangnya, saat Sindonews mencoba menelusuri kembali unggahan tersebut di Facebook resmi Fortnite, ternyata sudah tidak ditemukan lagi atau dihapus oleh Fortnite.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari 44 Juta Jadi 1...
Dari 44 Juta Jadi 1 Juta Pemain: Runtuhnya Kerajaan Fortnite Picu Gelombang PHK Epic Games
Pasar Game Hancur Lebur!...
Pasar Game Hancur Lebur! Epic Games PHK 1.000 Orang, Pemain Fortnite Kabur
Bos Epic Games Sebut...
Bos Epic Games Sebut Apple dan Google Lakukan Monopoli dan Berbisnis ala Mafia
Menjelajahi Dunia Virtual:...
Menjelajahi Dunia Virtual: Game-Game Serupa Roblox yang Wajib Dicoba
Fortnite Jadi Game Tersukses,...
Fortnite Jadi Game Tersukses, Epic Games Justru Pecat 870 Karyawan
Game Mirip Apex Legends...
Game Mirip Apex Legends Mobile, yang Akan Tutup 1 Mei 2023
Tokoh Anime Naruto Dikabarkan...
Tokoh Anime Naruto Dikabarkan Bakal Muncul dalam Game Fortnite
Universitas Al-Azhar...
Universitas Al-Azhar ‘Haramkan’ Video Game Berisi Penghancuran Kabah
Rekomendasi
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Ditahan Curacao, Ekuador...
Ditahan Curacao, Ekuador Gagal Segel Tiket ke Babak Gugur Piala Dunia 2026
Mitsubishi Pajero Targetkan...
Mitsubishi Pajero Targetkan Segmen yang Sama dengan Toyota Land Cruiser
Berita Terkini
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved