Sempat Dihentikan 2013, Pesawat Supersonik Bakal Terbang Lagi 2029

Senin, 07 Juni 2021 - 06:02 WIB
loading...
Sempat Dihentikan 2013,...
Pesawat Super Sonic Terbaru. FOTO/ IST
A A A
NEW YORK - Maskapai penerbangan Amerika Serikat (AS) mengumumkan rencananya untuk membeli 15 pesawat 15 supersonik baru. United Airlines berharap dapat memperkenalkan kembali penerbangan supersonik pada tahun 2029.

Operasi penerbangan supersonik dihentikan pada tahun 2003 ketika British Airways dan Air France menghentikan pemesanan pesawat Concorde.

BACA JUGA - Temukan Lagi Fosil Dinosaurus, Kuatkan China sebagai Sarang Jurassic

Seperti dilansir dari BBC, pesawat Overture baru akan dikembangkan oleh perusahaan yang dikenal sebagai Boom yang berbasis di Denver.

Namun, kesepakatan United Airlines tergantung pada pesawat baru yang memenuhi standar keselamatan.

Kabarnya, Overture mampu mencapai kecepatan hingga Mach 1,7 atau setara dengan 1.805 kilometer per jam (km/jam) dibandingkan dengan pesawat penumpang biasa yang terbang dengan kecepatan sekitar 900 km/jam.

Dengan kecepatan itu, menurut perusahaan Boom, perjalanan dari London ke New York menggunakan pesawat Overture hanya memakan waktu tiga setengah jam dibandingkan delapan jam jika menggunakan pesawat penumpang biasa.

Menurut Boom, pihaknya yakin pesawat supersonik perusahaan tidak akan mengeluarkan suara lebih keras dari pesawat penumpang modern lainnya saat lepas landas, saat dalam penerbangan dan pendaratan.

"Untuk menjaga agar pesawat terbang cepat, dibutuhkan banyak energi dan untuk itu diperlukan lebih banyak bahan bakar," kata kepala komersial Boom Kathy Savitt kepada BBC.

Savitt juga berharap Overture akan dioperasikan sebagai pesawat bebas karbon.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Mengapa F-15E Supercanggih...
Mengapa F-15E Supercanggih Gagal Lolos dari Radar Iran?
Horor! Siswa Daratkan...
Horor! Siswa Daratkan Pesawat Sendirian usai Instruktur Pilot Lompat Bunuh Diri
Pesawat PT AMA Diduga...
Pesawat PT AMA Diduga Ditembaki hingga Dibakar KKB Baru Pimpinan M Mbalingga
Pilot Pesawat AMA PK-RCY...
Pilot Pesawat AMA PK-RCY yang Dibakar di Bandara Ipdeheik Papua Tewas
Rekomendasi
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Jarwo Kwat Kenang Temon:...
Jarwo Kwat Kenang Temon: Pelawak yang Tak Pernah Marah dan Selalu Menghibur
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
Berita Terkini
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
Berbasis Open Source,...
Berbasis Open Source, Equnix Dorong Ekosistem PostgreSQL
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved