Ubah Persyaratan Layanan, YouTube bisa Monetisasi Konten dan Iklan di Platform

Selasa, 25 Mei 2021 - 23:57 WIB
loading...
Ubah Persyaratan Layanan,...
Aplikasi video Youtube. FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Melalui surel yang diterima pengguna, YouTube mengumumkan akan mengubah persyaratan layanannya. Persyaratan ini mulai berlaku pada 1 Juni 2021 mendatang.

Sebelumnya, produk milik Google ini sudah lebih dulu memperbarui persyaratannya di Amerika Serikat, sejak November 2020. BACA JUGA - Gerhana Bulan Total, Keindahan Ciptaan Tuhan Ini Akan Terlihat di Langit Besok

Dalam isi surel tersebut, YouTube menegaskan bahwa persyaratan layanan barunya ini tidak mengubah akses atau penggunaan layanan YouTube secara siginifikan.

Ringkasan poin-poin yang berubah dari persyaratan layanan YouTube meliputi:

Pembatasan pengenalan wajah

Ketentuan Layanan sudah menyatakan bahwa pengguna tidak dapat mengumpulkan informasi apa pun yang dapat mengidentifikasi seseorang tanpa izin.

Meskipun selalu menyertakan informasi pengenalan wajah, Persyaratan baru ini lebih menegaskannya secara eksplisit.

Hak YouTube untuk memonetisasi

YouTube memiliki hak untuk memonetisasi semua konten di platform dan iklan yang muncul di video dari saluran yang bukan di Program Mitra YouTube.

Pembayaran royalti dan pemotongan pajak

Untuk kreator yang berhak mendapat pembayaran pendapatan, akan dianggap sebagai royalti dari perspektif aturan pajak AS. Google akan memotong pajak jika diwajibkan oleh hukum.

"Persyaratan baru akan berlaku pada 1 Juni 2021 untuk pengguna di luar AS. Dengan terus menggunakan YouTube setelah tanggal ini, Anda menyetujui Persyaratan baru," tulis YouTube.

"Harap diperhatikan, jika Anda mengizinkan anak Anda untuk menggunakan YouTube Kids, Anda juga menyetujui Persyaratan baru atas nama anak Anda," tandasnya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Fitur Pengatur Waktu...
Fitur Pengatur Waktu Baru YouTube Bantu Mengurangi Kecanduan Shorts
Peringatan Keras Komdigi:...
Peringatan Keras Komdigi: Meta Menyerah pada PP TUNAS, Komdigi Siapkan Algojo untuk Google
Piala Dunia 2026 Akan...
Piala Dunia 2026 Akan Disiarkan secara Gratis di YouTube
DAMAC Digital Siap Jadikan...
DAMAC Digital Siap Jadikan Indonesia Kekuatan Digital Baru Asia
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
Berkali-kali Muncul...
Berkali-kali Muncul Korban Tenggelam, Warga Mulai Curiga Ada yang Tak Beres di Tempat Ini
Cover Musik Jadi Cara...
Cover Musik Jadi Cara Generasi Digital Menunjukkan Kreativitas
Rekomendasi
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Cover Musik Jadi Cara...
Cover Musik Jadi Cara Generasi Digital Menunjukkan Kreativitas
Berita Terkini
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved