NASA Tunda Penerbangan Perdana Helikopter Ingenuity di Mars
Minggu, 11 April 2021 - 19:04 WIB
loading...
Foto/NASA
A
A
A
CALIFORNIA - NASA memutuskan untuk menunda penerbangan pertama helikopter miliknya di Mars, Ingenuity , setelah tes terakhir kendaraan tersebut brakhir lebih awal dari yang direncanakan.
Ingeunity sekarang akan tetap tertanam kuat di permukaan Planet Merah hingga setidaknya Rabu 14 April 2021.
BACA: Helikopter Ingenuity Kontak Bumi Setelah Mendarat di Mars
Penundaan itu terjadi sebagai tanggapan atas anomali selama pengujian yang dimaksudkan untuk melihat bilah helikopter mencapai kecepatan seperti terbang 2.400 putaran per menit.
"Selama uji putaran kecepatan tinggi dari rotor pada hari Jumat, urutan perintah yang mengendalikan tes berakhir lebih awal karena pengatur waktu pengawas yang kedaluwarsa," tulis pejabat NASA dalam sebuah pernyataan, dikutip dari laman Space, Minggu (11/4/2021).
"Ini terjadi saat kami mencoba mengalihkan komputer penerbangan dari mode 'Pra-Penerbangan' ke mode 'Penerbangan'. Helikopter itu aman dan terkendali dan mengkomunikasikan telemetri penuhnya ke Bumi," lanjut pernyataan tersebut.
NASA menambahkan bahwa teknisi helikopter masih meninjau data dari helikopter kecil itu untuk memahami dengan tepat apa yang terjadi,.
Ingeunity sekarang akan tetap tertanam kuat di permukaan Planet Merah hingga setidaknya Rabu 14 April 2021.
BACA: Helikopter Ingenuity Kontak Bumi Setelah Mendarat di Mars
Penundaan itu terjadi sebagai tanggapan atas anomali selama pengujian yang dimaksudkan untuk melihat bilah helikopter mencapai kecepatan seperti terbang 2.400 putaran per menit.
"Selama uji putaran kecepatan tinggi dari rotor pada hari Jumat, urutan perintah yang mengendalikan tes berakhir lebih awal karena pengatur waktu pengawas yang kedaluwarsa," tulis pejabat NASA dalam sebuah pernyataan, dikutip dari laman Space, Minggu (11/4/2021).
"Ini terjadi saat kami mencoba mengalihkan komputer penerbangan dari mode 'Pra-Penerbangan' ke mode 'Penerbangan'. Helikopter itu aman dan terkendali dan mengkomunikasikan telemetri penuhnya ke Bumi," lanjut pernyataan tersebut.
NASA menambahkan bahwa teknisi helikopter masih meninjau data dari helikopter kecil itu untuk memahami dengan tepat apa yang terjadi,.
Lihat Juga :