Penting, Mitos dan Fakta Seputar Baterai Ponsel yang Wajib Diketahui!

Senin, 22 Maret 2021 - 12:20 WIB
loading...
Penting, Mitos dan Fakta Seputar Baterai Ponsel yang Wajib Diketahui!
Panas adalah pembunuh baterai, jadi sebaiknya pengguna tidak menutupi smartphone saat sedang diisi dayanya dan jauhkan dari tempat yang panas. Foto: dok OPPO
JAKARTA - Kapasitas baterai pasti menurun seiring bertambahnya usia pemakaian ponsel . Namun, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memperpanjang umur baterai dan handset.

Ponsel cerdas masa kini kebanyakan tidak lagi menggunakan baterai yang terpisah atau bisa dilepas-pasang. Sebab, baterainya telah terpasang di dalam bodi ponsel.

BACA JUGA: Mengenal Hyper Boost 4.0, Game Booster Terbaik di OPPO Reno5

Maka tak heran jika konsumen mencari smartphone dengan baterai berkapasitas besar. Apalagi kini adanya teknologi fast charging atau pengisian daya cepat membuat penggunanya semakin lekat dengan gawainya.

Namun, karena tidak adanya baterai yang dapat diganti berarti pada akhirnya sel lithium-ion yang ada di ponsel lama kelamaan akan menua dan memburuk.



Nah, berikut beberapa kiat yang terbukti secara ilmiah untuk memaksimalkan masa pakai baterai ponsel.

Mitos Menghapus Memori Baterai
Salah satu mitos baterai adalah bahwa Anda perlu sekali-sekali mengosongkan dan mengisi ulang untuk menghapus "memori baterai".

Hal ini sebenarnya salah kaprah jika diterapkan pada baterai berjenis lithium-ion. Pengisian daya sebagian saat kapasitas baterai lithium-ion tinggal sepertiga sebenarnya memiliki beberapa manfaat positif untuk umur panjang sel.

Saat hampir kosong, baterai Li-ion menarik arus konstan dan beroperasi pada tegangan yang lebih rendah.

Tegangan ini berangsur-angsur meningkat saat sel mengisi, mendatar sekitar 70 persen muatan sebelum arus mulai turun hingga kapasitas penuh.



Berdasar riset Battery University, mengisi daya ponsel dalam kisaran 30 hingga 80 persen membuat voltase lebih rendah dan memperpanjang masa pakai baterai.

Ngecharge Sedikit, tapi Teratur
Isi ulang daya meski hanya sedikit tapi teratur jauh lebih baik untuk baterai Li-ion daripada siklus pengisian penuh yang lama.

Apalagi kini rata-rata smartphone modern memiliki teknologi baterai hemat daya.
halaman ke-1
preload video
Komentar Anda
TEKNO UPDATE