Kenapa Vaksin TBC M72 Bill Gates Diujicoba di Indonesia? Simak Ulasan Lengkapnya
Jum'at, 16 Mei 2025 - 20:00 WIB
loading...
Bill Gates sengaja memilih Indonesia untuk ujicoba vaksin TBC M72. Foto: Reuters
A
A
A
JAKARTA - Kenapa vaksin TBC 72 Bill Gates diuji coba di Indonesia? Pertanyaan tersebut telah dijawab oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin yang menyatakan alasannya.
Tuberkulosis (TBC) hingga saat ini masih menjadi penyakit menular paling mematikan di dunia. Menkes mengungkapkan bahwa lebih dari 100 ribu orang meninggal setiap tahun akibat TBC, bahkan lebih banyak dibandingkan korban Covid-19.
Ironisnya, penyakit ini belum memiliki vaksin yang efektif, terutama karena minimnya minyat negara-negara maju untuk mengembangkannya. Hal inilah yang mendorong Indonesia untuk terlibat dalam uji coba vaksin TBC M72 yang didanai Bill Gates.
Salah satu alasan utama Indonesia dipilih sebagai lokasi uji coba adalah tingginya beban kasus TBC di dalam negeri. Setiap tahun, sekitar satu juta orang di Indonesia terinfeksi TBC, menjadikannya salah satu negara dengan kasus tertinggi di dunia.
Dengan ikut serta dalam pengujian ini, pemerintah berharap dapat memperoleh akses lebih cepat terhadap vaksin yang efektif sekaligus memastikan kecocokannya dengan genetik penduduk Indonesia.
Tuberkulosis (TBC) hingga saat ini masih menjadi penyakit menular paling mematikan di dunia. Menkes mengungkapkan bahwa lebih dari 100 ribu orang meninggal setiap tahun akibat TBC, bahkan lebih banyak dibandingkan korban Covid-19.
Ironisnya, penyakit ini belum memiliki vaksin yang efektif, terutama karena minimnya minyat negara-negara maju untuk mengembangkannya. Hal inilah yang mendorong Indonesia untuk terlibat dalam uji coba vaksin TBC M72 yang didanai Bill Gates.
Salah satu alasan utama Indonesia dipilih sebagai lokasi uji coba adalah tingginya beban kasus TBC di dalam negeri. Setiap tahun, sekitar satu juta orang di Indonesia terinfeksi TBC, menjadikannya salah satu negara dengan kasus tertinggi di dunia.
Dengan ikut serta dalam pengujian ini, pemerintah berharap dapat memperoleh akses lebih cepat terhadap vaksin yang efektif sekaligus memastikan kecocokannya dengan genetik penduduk Indonesia.
Lihat Juga :