Mengenang Satelit Palapa B2-P Milik RI yang Akhirnya Dijual ke Filipina
Minggu, 21 Maret 2021 - 05:29 WIB
loading...
A
A
A
Dikutip dari laman resmi Bakti Kominfo, nama Palapa dipilih oleh alm Presiden Soeharto, untuk mengenang kebesaran Tanah Air yang bermula dari Sumpah Palapa yang diikrarkan oleh Patih Gajahmada di masa Kerajaan Majapahit.
Melansir laman Antara, Satelit Palapa A1 diluncurkan di Cape Kennedy, Florida, Amerika Serikat melalui roket Delta 2914. Satelit yang dibuat oleh Hughes Aircraft Company itu memiliki bobot 574 kg, tinggi 3,7 meter, diameter 1,9 meter dengan antena berdiameter 1,5 meter.
Satelit Palapa A1 menggunakan teknologi yang sama yang digunakan untuk satelit Anik dan Westar milik Kanada dan Amerika. Proyek satelit ini mampu diselesaikan dalam waktu 17 bulan.
Satelit tersebut didesain untuk mengoptimalkan pancaran sinyal ke seluruh Nusantara dan beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Thailand dan Filipina. Satelit Palapa A1 di bawah pengawasan Perumtel yang sekarang berganti nama menjadi Telkom untuk sistem komunikasi, siaran TVRI dan Kemenkumham. Baca juga: Media AS Mengungkap Apa yang Membuat S-400 Rusia 'Sangat Mematikan'
Melansir laman Antara, Satelit Palapa A1 diluncurkan di Cape Kennedy, Florida, Amerika Serikat melalui roket Delta 2914. Satelit yang dibuat oleh Hughes Aircraft Company itu memiliki bobot 574 kg, tinggi 3,7 meter, diameter 1,9 meter dengan antena berdiameter 1,5 meter.
Satelit Palapa A1 menggunakan teknologi yang sama yang digunakan untuk satelit Anik dan Westar milik Kanada dan Amerika. Proyek satelit ini mampu diselesaikan dalam waktu 17 bulan.
Satelit tersebut didesain untuk mengoptimalkan pancaran sinyal ke seluruh Nusantara dan beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Thailand dan Filipina. Satelit Palapa A1 di bawah pengawasan Perumtel yang sekarang berganti nama menjadi Telkom untuk sistem komunikasi, siaran TVRI dan Kemenkumham. Baca juga: Media AS Mengungkap Apa yang Membuat S-400 Rusia 'Sangat Mematikan'
(iqb)
Lihat Juga :