Masuk Indonesia, Benarkah Vaksin AstraZeneca Bekukan Darah?
Sabtu, 13 Maret 2021 - 07:08 WIB
loading...
A
A
A
Badan Pengatur Produk Kesehatan dan Obat-obatan Inggris (MHRA), mengatakan, orang-orang di Inggris harus tetap pergi ke layanan kesehatan untuk mendapatkan vaksin COVID-19 ketika diminta. "Saat ini tidak ada indikasi bahwa vaksinasi menyebabkan kondisi ini (pembekuan darah)," kata EMA.
Harris, mengatakan, data WHO menunjukkan bahwa lebih dari 268 juta dosis vaksin COVID telah diberikan di seluruh dunia. Dan mereka tidak menemukan kematian yang disebabkan oleh vaksin tersebut.
Untuk diketahui Lebih dari 1,1 juta dosis vaksin buatan Oxford-AstraZeneca telah tiba di Indonesia Senin sore. Vaksin didatangkan melalui skema COVAX dari WHO.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sendiri sudah menerbitkan Emergency Use Authorization (EUA) atau izin penggunaan darurat untuk vaksin Astrazeneca pada 22 Februari 2021. Dengan demikian, vaksin bisa digunakan di Indonesia.
Sementara itu, hasil awal dari survei terhadap orang yang menderita COVID-19 di Inggris menemukan 93% responden melaporkan gejala yang terus berlanjut, dengan kelelahan menjadi gejala yang paling umum, dilaporkan oleh 77% dari orang-orang tersebut. Gejala yang paling sering dilaporkan berikutnya adalah sesak napas, dialami oleh 54% orang dengan gejala yang sedang berlangsung.
Harris, mengatakan, data WHO menunjukkan bahwa lebih dari 268 juta dosis vaksin COVID telah diberikan di seluruh dunia. Dan mereka tidak menemukan kematian yang disebabkan oleh vaksin tersebut.
Untuk diketahui Lebih dari 1,1 juta dosis vaksin buatan Oxford-AstraZeneca telah tiba di Indonesia Senin sore. Vaksin didatangkan melalui skema COVAX dari WHO.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sendiri sudah menerbitkan Emergency Use Authorization (EUA) atau izin penggunaan darurat untuk vaksin Astrazeneca pada 22 Februari 2021. Dengan demikian, vaksin bisa digunakan di Indonesia.
Sementara itu, hasil awal dari survei terhadap orang yang menderita COVID-19 di Inggris menemukan 93% responden melaporkan gejala yang terus berlanjut, dengan kelelahan menjadi gejala yang paling umum, dilaporkan oleh 77% dari orang-orang tersebut. Gejala yang paling sering dilaporkan berikutnya adalah sesak napas, dialami oleh 54% orang dengan gejala yang sedang berlangsung.
Lihat Juga :