Kejar AS, China Fokus Kemandirian Ilmiah dan Teknologi
Jum'at, 12 Maret 2021 - 05:45 WIB
loading...
A
A
A
Para peneliti menyatkakan, penekanan rencana lima tahun pada kolaborasi industri sejalan dengan upaya selama beberapa tahun terakhir untuk menerjemahkan penelitian dasar menjadi sains dengan aplikasi dunia nyata. "Misalnya, pada Desember 2019, Kementerian Sumber Daya Manusia dan Jaminan Sosial China menerbitkan aturan yang memungkinkan peneliti mengambil cuti panjang hingga enam tahun untuk bergabung dengan industri atau membuat perusahaan rintisan sendiri," kata Zhang.
Peneliti yang mengejar peluang ini terus menerima gaji dan tunjangan lainnya. Sedangkan hasil penelitian mereka selama ini diakui dalam evaluasi dan promosi akademik.
Untuk memfasilitasi peralihan ke industri, China juga mencoba mengurangi penekanan pada peneliti yang menerbitkan makalah dalam jumlah besar. Mereka menemukan cara baru untuk mengevaluasi makalah tersebut berdasarkan dampak pekerjaan mereka. "Fokusnya adalah menyelesaikan sesuatu," imbuh Zhang.
Nature.com menyebutkan, menurut rencana lima tahun, China bermaksud meningkatkan pengeluaran untuk penelitian dan pengembangan (R&D) lebih dari 7% setiap tahun.
Perdana Menteri China mengatakan pengeluaran pemerintah pusat untuk penelitian dasar juga akan meningkat 10,6% pada 2021. Ini lebih tinggi dari rata-rata peningkatan tahunan selama lima tahun terakhir.
Rencana tersebut juga mengusulkan untuk meningkatkan keseluruhan bagian penelitian dasar dalam pengeluaran litbang dari 6% menjadi lebih dari 8%. Meskipun peningkatan itu disambut baik, itu masih hanya separuh dari proporsi belanja litbang di banyak negara. AS, misalnya, saat ini menghabiskan sekitar 17% dari dana R&D untuk penelitian dasar. Baca juga: Bocoran Render Huawei P50 Pro Ungkap Desain Ponsel yang Sangat Mencolok
Peneliti yang mengejar peluang ini terus menerima gaji dan tunjangan lainnya. Sedangkan hasil penelitian mereka selama ini diakui dalam evaluasi dan promosi akademik.
Untuk memfasilitasi peralihan ke industri, China juga mencoba mengurangi penekanan pada peneliti yang menerbitkan makalah dalam jumlah besar. Mereka menemukan cara baru untuk mengevaluasi makalah tersebut berdasarkan dampak pekerjaan mereka. "Fokusnya adalah menyelesaikan sesuatu," imbuh Zhang.
Nature.com menyebutkan, menurut rencana lima tahun, China bermaksud meningkatkan pengeluaran untuk penelitian dan pengembangan (R&D) lebih dari 7% setiap tahun.
Perdana Menteri China mengatakan pengeluaran pemerintah pusat untuk penelitian dasar juga akan meningkat 10,6% pada 2021. Ini lebih tinggi dari rata-rata peningkatan tahunan selama lima tahun terakhir.
Rencana tersebut juga mengusulkan untuk meningkatkan keseluruhan bagian penelitian dasar dalam pengeluaran litbang dari 6% menjadi lebih dari 8%. Meskipun peningkatan itu disambut baik, itu masih hanya separuh dari proporsi belanja litbang di banyak negara. AS, misalnya, saat ini menghabiskan sekitar 17% dari dana R&D untuk penelitian dasar. Baca juga: Bocoran Render Huawei P50 Pro Ungkap Desain Ponsel yang Sangat Mencolok
(iqb)
Lihat Juga :