Mainan Kereta Api, Tim Berners Lee Buat Internet Bebas Diakses Semua Orang

Senin, 22 Februari 2021 - 23:13 WIB
loading...
Mainan Kereta Api, Tim...
Timothy Tim Berners Lee, ilmuwan komputer Inggris yang dilahirkan di London dan membuka jalan internet bebas diakses oleh semua orang. Foto/CERN
A A A
LONDON - Di era modern ini, kita patut berterima kasih kepada Timothy Tim Berners Lee . Tanpa buah pikirannya, mungkin sampai sekarang belum ada internet yang bebas diakses seperti sekarang dan mengantarkan kita untuk saling berbagi informasi.

Timothy Tim Berners Lee adalah ilmuwan komputer Inggris yang dilahirkan di London. Dia sendiri tumbuh besar dari orang tua ilmuwan komputer awal dan bekerja di salah satu komputer paling awal. Baca juga: Kecepatan Internet di Indonesia Masih Cupu, Ada di Urutan 121

Tumbuh dewasa, Timothy "Tim" Berners-Lee yang memiliki gelar "Sir" dari Kerajaan Inggris, tertarik dengan kereta api dan memiliki model kereta api di kamar tidurnya. “Saya membuat beberapa gadget elektronik untuk mengontrol kereta. Kemudian saya menjadi lebih tertarik pada elektronik daripada kereta api. Kemudian, ketika saya masih kuliah, saya membuat komputer dari televisi tua,” katanya, seperti dikutip dari webfoundation.org.

Setelah lulus dari Universitas Oxford, Tim Berners Lee menjadi insinyur perangkat lunak di CERN, laboratorium fisika partikel besar dekat Jenewa, Swiss. Ilmuwan datang dari seluruh dunia untuk menggunakan akseleratornya, tapi Sir Tim memerhatikan bahwa mereka mengalami kesulitan untuk berbagi informasi.

“Pada masa itu, ada informasi yang berbeda di komputer yang berbeda, namun Anda harus masuk ke komputer yang berbeda untuk mendapatkannya. Juga, terkadang Anda harus mempelajari program berbeda di setiap komputer. Seringkali lebih mudah untuk pergi dan bertanya kepada orang-orang kapan mereka akan minum kopi…,” kata Tim Berners Lee.



Dia berpikir melihat cara untuk memecahkan masalah ini -yang Tim Berners Lee lihat juga bisa memiliki aplikasi yang lebih luas. Jutaan komputer telah dihubungkan bersama melalui internet yang berkembang pesat dan Tim Berners Lee menyadari bahwa mereka dapat berbagi informasi dengan memanfaatkan teknologi baru yang disebut hypertext.

Pada Maret 1989, Tim memaparkan visinya tentang apa yang akan menjadi web dalam sebuah dokumen yang disebut "Manajemen Informasi: Sebuah Proposal". Percaya atau tidak, lamaran awal Tim tidak langsung diterima. Bahkan, atasannya saat itu, Mike Sendall, mencatat kata-kata "samar tapi menarik" di sampulnya. Web tidak pernah menjadi proyek CERN resmi, tapi Mike berhasil memberi Tim waktu untuk mengerjakannya pada September 1990. Dia pun mulai bekerja menggunakan komputer NeXT, salah satu produk awal Steve Jobs.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Kirim Starlink...
AS Berencana Kirim Starlink untuk Hidupkan Layanan Internet Iran
China Curigai Proses...
China Curigai Proses Pembelian Manus oleh Meta
Cloudflare Ungkap Tren...
Cloudflare Ungkap Tren Penggunaan Internet 2025 Naik 19%
Strategi Digital Marketing...
Strategi Digital Marketing untuk Meningkatkan Keuntungan dan Otoritas Pasar Bisnis
DPR AS Selidiki Starlink...
DPR AS Selidiki Starlink Milik Elon Musk Terkait Penipuan di Myanmar
Afghanistan Gelap Gulita:...
Afghanistan Gelap Gulita: Takut Warga Akses Pornografi, Rezim Taliban Padamkan Internet Seluruh Negara
Iran Pulihkan Akses...
Iran Pulihkan Akses Internet Global setelah Berbulan-bulan Dibatasi
Aksi Cepat Guru di Limapuluh...
Aksi Cepat Guru di Limapuluh Kota: TKA Digelar di Bukit demi Sinyal Internet
Indosat HiFi Air Hadirkan...
Indosat HiFi Air Hadirkan Internet Rumah Instan untuk Streaming hingga WFH
Rekomendasi
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Dorong Literasi Finansial...
Dorong Literasi Finansial dan AI, IPOT Jawab Tantangan Makro Gen Z
Berita Terkini
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Infografis
Stafsus Menkeu: Medali...
Stafsus Menkeu: Medali Emas Atlet Dijamin Semua Bebas Bea
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved