Activision Konfirmasi akan Segera Meluncurkan Game Terbaru

Minggu, 07 Februari 2021 - 10:02 WIB
loading...
Activision Konfirmasi akan Segera Meluncurkan Game Terbaru
Presiden Activision, Rob Kostich, menjelaskan bahwa Warzone akan menjadi franchise utama dari masa depan Call of Duty. Foto/Ist.
SANTA MONTANA - Dalam sebuah pertemuan dengan para investor baru-baru ini, Activision mengonfirmasi akan meluncurkan game terbarunya.Call of Duty 2021 juga akan berjalan paralel berkat kesuksesan Call of Duty: Warzone.

Presiden Activision, Rob Kostich, menjelaskan bahwa Warzone akan menjadifranchiseutama dari masa depanCall of Duty, dan akan terus diintegrasi dengan seluruh serilainnya.Baca juga : Pria Australia ini Nekat Bawa Harley-Davidson Road King Main Offroad Biasanya, Activision mengumumkan judul terbaru dari Call of Duty pada sekitar bulan Mei, kemudian diluncurkan antara Oktober atau November.
Namun, kali ini belum ada kepastian siapa pengembang yang akan mengerjakan seri terbaru dari Call of Duty tersebut.

Baca juga : Ini Fitur-Fitur yang Bikin Samsung Galaxy S21 Ultra 5G Android Termahal 2021

Sejak 2014, pengembang Call of Duty hanya berputar antara Sledgehammer Games, Treyarch, dan Infinity Ward. Tetapi pada tahun lalu, Treyarch memutuskan untuk merilis Call of Duty: Black Ops Cold War dengan Raven Software.

Melansir dariCharlieIntel,Minggu (7/2/2021),Sledgehammer Games digadang yang akan mengerjakan Call of Duty 2021. Nama pengembang ini tak lagi terlihat setelahmerilis Call of Duty: WWII pada 2017.



Sebelumnya diberitakan,Activision telah melakukanbannedkepada lebih dari 60.000 akuncheater. Larangan tersebut dilakukan sehari setelah pemain sekaligusstreamerpopuler di Call of Duty, mengumumkan keluar dari Warzone karena merasa game tersebut dipenuhi peretas.

Ini menjadibannedterbesar ketiga yang dilakukan oleh Activision untuk melawan paracheaterdi Warzone, sejak game ini dirilis pada 2020 lalu.Baca juga : Indonesia Bukan Negara Termahal Menjual Tesla di Asia Tenggara

Pada April tahun lalu, perusahaan telahbannedlebih dari 70.000 akun. Kemudian pada September,bannedkembali dilakukan pada sekitar 20.000 akun. Mayoritas dari mereka menggunakan aplikasicheatpopuler bernama EngineOwning.
(wsb)
preload video
Komentar Anda
TEKNO UPDATE