Hasil Vaksin Sinovac China Dilaporkan Beragam, Apa Artinya Bagi Kita?

Senin, 18 Januari 2021 - 21:02 WIB
loading...
A A A
“Jika Anda mendapatkan vaksin dengan kemanjuran yang sangat tinggi, Anda tidak memerlukan banyak angka untuk mendapatkan gambaran yang jelas. Tetapi jika itu rumit, maka Anda benar-benar membutuhkan jumlah yang lebih besar untuk memahami apa yang terjadi dengan lebih baik," sebut Bastian.

Para peneliti yang terlibat dalam uji coba Brasil mengatakan kemanjuran yang lebih rendah dibandingkan dengan vaksin lain bisa jadi karena dua suntikan diberikan hanya dengan jarak dua pekan. Ini tidak memberikan waktu yang cukup bagi peserta untuk mencapai kekebalan puncak.

Mereka juga mengatakan bahwa uji coba yang hanya merekrut profesional kesehatan, yang lebih mungkin terpapar virus, melaporkan gejala dan menjalani tes, mungkin mengidentifikasi lebih banyak infeksi ringan daripada uji coba di Indonesia dan Turki, yang melibatkan masyarakat. Regulator kesehatan Brasil, Anvisa, akan memutuskan apakah akan menyetujui vaksin CoronaVac dan AstraZeneca untuk penggunaan darurat. Untuk diketahui, sekitar tujuh juta dosis CoronaVac telah didistribusikan ke seluruh China.

Manfaat Lainnya
Peluncuran CoronaVac dengan menggunakan versi SARS-CoV-2 yang tidak aktif untuk menginduksi respon imun1, dapat dilihat penggunaan yang lebih luas di negara lain, kata Adrian Esterman, seorang ahli biostatistik di University of South Australia di Adelaide. Dibandingkan dengan vaksin Pfizer – BioNTech yang harus disimpan pada suhu 70 ºC, sedangkan CoronaVac stabil pada suhu lemari es dan lebih mudah didistribusikan.

Berdasarkan data yang dilaporkan sejauh ini, vaksin tersebut tampaknya aman, dengan hanya sedikit orang yang mengalami gejala ringan seperti sakit kepala.

Tim Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di China sedang meninjau praktik pembuatan vaksin Sinovac, dan yang diproduksi oleh Sinopharm, BUMN. Jika WHO mencantumkan vaksin untuk penggunaan darurat, itu akan mempercepat distribusi globalnya. Baca juga: Takut Kudeta Militer terhadap Biden, FBI Periksa 25.000 Tentara AS
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Cegah Penularan Virus...
Cegah Penularan Virus Hanta, WHO Sarankan Isolasi selama 6 Minggu
Vaksin Hantavirus Ternyata...
Vaksin Hantavirus Ternyata Dibuat Moderna Sejak Tahun 2023
Hubungan Virus Hanta...
Hubungan Virus Hanta dan Warisan Ilmuwan Korsel Terungkap
Vaksin Kanker Buatan...
Vaksin Kanker Buatan Rusia Menunjukkan Hasil Awal yang Menjanjikan
Cacing Sepanjang 8Cm...
Cacing Sepanjang 8Cm Berenang di Otak Wanita
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Hidup dengan Multiple...
Hidup dengan Multiple Sclerosis, Penderita Kelihatan Baik-baik Saja meski Berjuang Dalam Diam
Asosiasi Minta Rancangan...
Asosiasi Minta Rancangan Aturan Peringatan Kesehatan Tak Bertentangan dengan UU Hak Kekayaan Intelektual
Rekomendasi
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Nonton Gratis hingga...
Nonton Gratis hingga VIP, Ini Beragam Cara Menikmati Microdrama di V+Short
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
Berita Terkini
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Infografis
SH-15, Truk Otonom China...
SH-15, Truk Otonom China dengan Beragam Senjata Penghancur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved