YouTube Batasi Sementara Channel yang Sebar Misinformasi Hasil Pemilu AS
Sabtu, 09 Januari 2021 - 15:05 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini dirancang sebagai upaya untuk bersikap adil kepada para konten kreator saat mereka harus menyesuaikan diri dengan aturan.
Masa tenggang tersebut akan berakhir pada 21 Januari 2021, tepat setalh hari pelantikan presiden AS terpilih.
BACA JUGA: Saham Alibaba Anjlok, SoftBank Rugi Rp300 Triliun
Tim YouTube membuat keputusan tersebut setelah peristiwa luar biasa yang terjadi beberapa waktu lalu.
Selain itu, channel apapun yang menerima teguran dalam jangka waktu 90 hari akan dihentikan sesuai kebijakan YouTube .
Artinya, channel yang menyebar informasi yang salah tentang hasil pemilu akan menerima teguran ke channel mereka jika terus dilanjutkan.
Saluran seperti OANN, organisasi berita sayap kanan yang mengabadikan pernyataan yang dibuat oleh Trump bahwa ia memenangkan pemilu, dapat menerima teguran selain menghapus video jika pernyataan serupa terus di unggah.
Masa tenggang tersebut akan berakhir pada 21 Januari 2021, tepat setalh hari pelantikan presiden AS terpilih.
BACA JUGA: Saham Alibaba Anjlok, SoftBank Rugi Rp300 Triliun
Tim YouTube membuat keputusan tersebut setelah peristiwa luar biasa yang terjadi beberapa waktu lalu.
Selain itu, channel apapun yang menerima teguran dalam jangka waktu 90 hari akan dihentikan sesuai kebijakan YouTube .
Artinya, channel yang menyebar informasi yang salah tentang hasil pemilu akan menerima teguran ke channel mereka jika terus dilanjutkan.
Saluran seperti OANN, organisasi berita sayap kanan yang mengabadikan pernyataan yang dibuat oleh Trump bahwa ia memenangkan pemilu, dapat menerima teguran selain menghapus video jika pernyataan serupa terus di unggah.
(dan)
Lihat Juga :