Xiaomi Getol Gaungkan Strategi Smartphone X AIoT di 2020, Apa Sih Maksudnya?
Selasa, 22 Desember 2020 - 21:36 WIB
loading...
A
A
A
Pada 2025, diperkirakan ada 42 miliar perangkat IoT yang terkoneksi secara global. dengan begitu besarnya volume data yang dihasilkan, maka peran AI akan jadi penting untuk melakukan analisis.
Strategi Efektif Selama Pandemi
![Xiaomi Getol Gaungkan Strategi Smartphone X AIoT di 2020, Apa Sih Maksudnya?]()
Sejak di dirikan pada 2010, Xiaomi memang tidak hanya memproduksi smartphone. Tapi, juga memperluas bisnis ke kategori lain seperti smart TV, notebook, pembersih udara, bahkan drone. Wajar, jika kemudian strategi smartphone X AIoT menjadi relevan.
Country Director Xiaomi Indonesia Alvin Tse mengatakan, strategi smartphone X AIoT yang dilakukan sejak kuartal I 2020 membuat perusahaan tetap moncer di tengah pasar yang lesu karena pandemi.
BACA JUGA: Komparasi Flagship Terjangkau: Mi 10T Pro vs Galaxy S20+ vs Oppo Find X2
Berdasarkan data Canalys, sepanjang kuartal I 2020 Xiaomi mencatatkan pertumbuhan pengiriman smartphone sebesar 9% menjadi 30 juta unit. Lalu, mereka berhasil meraih peningkatan pemasukan dari produk-produk Internet of Things (IoT) dan gaya hidup sebesar 7,8%.
Saat ini, Xiaomi membangun platform IoT terbesar di dunia dengan lebih dari 252 juta perangkat pintar yang terhubung ke platformnya. Bagi Xiaomi, produk-produk IoT dengan banderol terjangkau akan menyumbang pendapatan tambahan selain smartphone. Namun, apa dampaknya ke konsumen?
Menjadi Penyedia Ekosistem AIoT
![Xiaomi Getol Gaungkan Strategi Smartphone X AIoT di 2020, Apa Sih Maksudnya?]()
Ada 4 segmen terbesar dari AIoT. Yakni, wearables, smart home, smart city, dan smart industry. Tapi, hanya wearable dan smartphone yang memiliki dampak terbesar ke konsumen.
Strategi Efektif Selama Pandemi

Sejak di dirikan pada 2010, Xiaomi memang tidak hanya memproduksi smartphone. Tapi, juga memperluas bisnis ke kategori lain seperti smart TV, notebook, pembersih udara, bahkan drone. Wajar, jika kemudian strategi smartphone X AIoT menjadi relevan.
Country Director Xiaomi Indonesia Alvin Tse mengatakan, strategi smartphone X AIoT yang dilakukan sejak kuartal I 2020 membuat perusahaan tetap moncer di tengah pasar yang lesu karena pandemi.
BACA JUGA: Komparasi Flagship Terjangkau: Mi 10T Pro vs Galaxy S20+ vs Oppo Find X2
Berdasarkan data Canalys, sepanjang kuartal I 2020 Xiaomi mencatatkan pertumbuhan pengiriman smartphone sebesar 9% menjadi 30 juta unit. Lalu, mereka berhasil meraih peningkatan pemasukan dari produk-produk Internet of Things (IoT) dan gaya hidup sebesar 7,8%.
Saat ini, Xiaomi membangun platform IoT terbesar di dunia dengan lebih dari 252 juta perangkat pintar yang terhubung ke platformnya. Bagi Xiaomi, produk-produk IoT dengan banderol terjangkau akan menyumbang pendapatan tambahan selain smartphone. Namun, apa dampaknya ke konsumen?
Menjadi Penyedia Ekosistem AIoT

Ada 4 segmen terbesar dari AIoT. Yakni, wearables, smart home, smart city, dan smart industry. Tapi, hanya wearable dan smartphone yang memiliki dampak terbesar ke konsumen.
Lihat Juga :