90 Ribu Karyawan Google Dapat Tes Covid-19 Gratis Setiap Minggu
Senin, 21 Desember 2020 - 11:59 WIB
loading...
Program ini rencananya akan diperluas ke karyawan secara internasional pada 2021.
A
A
A
MOUNTAIN VIEW - Google memberikan tes Covid-19 untuk puluhan ribu karyawan di Amerika Serikat (AS). Total sebanyak 90 ribu karyawan yang akan mendapatkan tes Covid-19 secara gratis setiap pekan. BACA JUGA: Cara Termudah Download Video Instagram di PC, Android, dan iOS
Setiap karyawan Google di AS, termasuk anak perusahaannya seperti YouTube, dapat mendaftar tes Covid-19 di rumah secara gratis, demikian dilansir dari The Verge, Senin (21/12)
Langkah Google ini berbeda dengan perusahaan-perusahaan lain. Amazon, misalnya, saat ini hanya menawarkan tes Covid-19 kepada para karyawan yang bekerja dari lokasi fisik seperti toko ritel atau gudang.
Para karyawan Google dijanjikan menerima tes dalam dua hingga empat hari setelah mengajukan permintaan. Kemudian, mereka akan mendapatkan hasilnya dalam dua hari setelah diproses di laboratorium
BACA JUGA: Begini Tips Agar Milenial Nyaman Berinvestasi lewat Digital
Menurut laporan Wall Street Journal, Google membayar mitranya, BioIQ, sebesar USD50 (sekitar Rp708 ribu) per tes. Artinya, Google mengeluarkan dana sebesar USD4,5 juta (sekitar Rp63 juta) setiap pekan jika 90 ribu karyawan mengambil tes Covid-19 tersebut.
Angka tersebut adalah asumsi jika semua karyawan memanfaatkan tawaran tes gratis tersebut. Namun pihak Google sendiri merekomendasikan agar tawaran ini diambil oleh karyawannya.
Juru bicara Google mengatakan bahwa program ini juga berlaku untuk pegawai magang yang memenuhi syarat.
Program tersebut rencananya akan diperluas ke karyawan secara internasional pada tahun 2021. Perusahaan berharap pengujian tersebut akan membantu mengurangi jumlah penyebar Covid-19 dikalangan pegawai Google. BACA JUGA: Wow, Hasil Video Kamera 108 MP Xiaomi Mi 10T Pro dengan OIS Stabil Banget!
Setiap karyawan Google di AS, termasuk anak perusahaannya seperti YouTube, dapat mendaftar tes Covid-19 di rumah secara gratis, demikian dilansir dari The Verge, Senin (21/12)
Langkah Google ini berbeda dengan perusahaan-perusahaan lain. Amazon, misalnya, saat ini hanya menawarkan tes Covid-19 kepada para karyawan yang bekerja dari lokasi fisik seperti toko ritel atau gudang.
Para karyawan Google dijanjikan menerima tes dalam dua hingga empat hari setelah mengajukan permintaan. Kemudian, mereka akan mendapatkan hasilnya dalam dua hari setelah diproses di laboratorium
BACA JUGA: Begini Tips Agar Milenial Nyaman Berinvestasi lewat Digital
Menurut laporan Wall Street Journal, Google membayar mitranya, BioIQ, sebesar USD50 (sekitar Rp708 ribu) per tes. Artinya, Google mengeluarkan dana sebesar USD4,5 juta (sekitar Rp63 juta) setiap pekan jika 90 ribu karyawan mengambil tes Covid-19 tersebut.
Angka tersebut adalah asumsi jika semua karyawan memanfaatkan tawaran tes gratis tersebut. Namun pihak Google sendiri merekomendasikan agar tawaran ini diambil oleh karyawannya.
Juru bicara Google mengatakan bahwa program ini juga berlaku untuk pegawai magang yang memenuhi syarat.
Program tersebut rencananya akan diperluas ke karyawan secara internasional pada tahun 2021. Perusahaan berharap pengujian tersebut akan membantu mengurangi jumlah penyebar Covid-19 dikalangan pegawai Google. BACA JUGA: Wow, Hasil Video Kamera 108 MP Xiaomi Mi 10T Pro dengan OIS Stabil Banget!
(dan)
Lihat Juga :