Keajaiban Video Game di Layar Lebar Indonesia Buat Film Lebih Wow

Kamis, 17 Desember 2020 - 06:45 WIB
loading...
Keajaiban Video Game...
Pandemik dan praktik pembatasan sosial mendorong para produser dan pembuat film untuk semakin kreatif dalam storytelling-nya. Salah satunya menggunakan game engine. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Pandemik virus Corona telah mematikan kegiatan produksi film dan membuat bioskop ditutup . Produsen film Indonesia pun kehilangan pendapatan hingga ratusan miliar rupiah.

Meskipun produksi film sudah berlanjut kembali dan suksesnya penyelenggaraan festival film paling bergengsi FFI 2020 dianggap sebagai tonggak kebangkitan, industri film diyakini masih bakal merasakan dampak pandemik hingga 2021 dan sesudahnya.
Keajaiban Video Game di Layar Lebar Indonesia Buat Film Lebih Wow

Menariknya, pandemik dan praktik pembatasan sosial, telah mendorong para produser dan pembuat film untuk semakin kreatif dalam storytelling mereka. "Terlepas dari pembatasan sosial di sana-sini, sudah banyak contoh bagaimana produksi film dilakukan secara remote, yang menunjukkan industri perfilman sungguh-sungguh menunjukkan tekad untuk terus berkarya. Hal ini membuka jalan bagi masa depan industri ini dan produksi film yang dilakukan secara virtual dan remote telah menjadi bagian dari proses pembuatan film," kata Quentin Staes-Polet, GM SEA/India, dalam keterangan tertulisnya.

Biaya Produksi Belum Efisien
Teknologi pembuatan film telah berkembang maju selama lebih dari 40 tahun terakhir. Hanya dengan menonton salah satu film Sci-Fi tahun 80-an saja kita akan segera mengetahui bahwa evolusi teknologi perfilman sangat pesat. Animasi dan efek khusus tampak semakin realistik, sehingga sesuatu yang pada dua dekade lalu mustahil, kini menjadi mungkin.

Quentin Staes-Polet mengutarakan, Indonesia juga tidaklah baru dalam hal teknologi pembuatan film. Sebab ada sejumlah animator Indonesia yang tergabung dalam tim dibalik pembuatan film-film box office seperti Transformers, Iron Man, The Adventure of Tintin, Ant Man, dan lainnya.

Akan tetapi, proses produksi film masih tetap diterpa isu inefisiensi dan biaya tinggi, serta belum ada solusi yang betul-betul menjawab persoalan itu.
Keajaiban Video Game di Layar Lebar Indonesia Buat Film Lebih Wow

Dalam fase pra-produksi contohnya, perencanaan dan visualisasi adegan yang kompleks biasanya membutuhkan waktu yang lama. Terutama bila diperlukan keselarasan antara visi kreatif dan realitas teknis. Juga butuh waktu berbulan-bulan untuk membuat movie set. Gangguan cuaca serta kondisi cahaya yang tidak mendukung sering kali membuat jadwal syuting menjadi berantakan. Bahkan setelah syuting selesai, fase pascaproduksi bisa memakan waktu satu tahun atau lebih.

"Pada masa pascapandemi ini, produser film dengan budget terbatas tak mungkin membiarkan inefisiensi terus terjadi. Produksi secara virtual dan (yang mengejutkan) pemanfaatan teknologi video game real time barangkali menjadi solusinya," tutur Quentin Staes-Polet.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasar Game Hancur Lebur!...
Pasar Game Hancur Lebur! Epic Games PHK 1.000 Orang, Pemain Fortnite Kabur
Bos Epic Games Sebut...
Bos Epic Games Sebut Apple dan Google Lakukan Monopoli dan Berbisnis ala Mafia
Sejarah Game Monopoli,...
Sejarah Game Monopoli, Bentuk Kritik terhadap Orang Kaya
Google Search Hadirkan...
Google Search Hadirkan Fitur Halaman Web Terarsip dari Internet Archive
Fortnite Jadi Game Tersukses,...
Fortnite Jadi Game Tersukses, Epic Games Justru Pecat 870 Karyawan
Rekomendasi Hero Bruiser...
Rekomendasi Hero Bruiser Fight of Legends, Pemula Auto Jadi Petarung Paling Handal
Berangkat dari Kisah...
Berangkat dari Kisah Viral, Cerita Lila Menjelma Jadi Horor Layar Lebar
Lagu-lagu Sheila On...
Lagu-lagu Sheila On 7 Jadi Jembatan Emosi di Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis
Pembuktian Irish Bella...
Pembuktian Irish Bella jadi Produser di Film Horor Dosa, Tayang 11 Juni
Rekomendasi
Kenapa Memijat Pelipis...
Kenapa Memijat Pelipis dan Pundak Bisa Meredakan Sakit Kepala? Ini Kata Dokter
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
Berita Terkini
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved