Masker Wajah Mirip Power Ranger Cegah Infeksi Covid-19

Sabtu, 12 Desember 2020 - 11:14 WIB
loading...
Masker Wajah Mirip Power...
Foto/dok
A A A
PANDEMI Covid-19 menuntut berbagai perubahan gaya hidup agar tidak terinfeksi Covid-19 . Kebersihan lingkungan dan menggunakan alat pelindung diri (APD) menuntut setiap orang di dunia. Kali ini salah satu perusahaan di Amerika Serikat (AS), Kickstarter, membuat masker wajah yang sepenuhnya menutupi muka layaknya topeng Power Ranger. Masker wajah penuh ini akan memurnikan udara yang dihirup, sekaligus menyembunyikan identitas seseorang.

Kickstarter telah mengumpulkan lebih dari GBP 110.000 dalam kampanyenya untuk membuat masker wajah yang disebut topeng BLANC. Masker ini memiliki dua filter HEPA berefisiensi tinggi yang dapat digunakan kembali dan dapat diganti, masing-masing bertahan selama dua minggu. Kedua sisi topeng disatukan magnet terpisah sepanjang perpecahan vertikal untuk memungkinkan penggantian filter udara. Topeng juga memiliki berbagai macam pilihan warna dan tekstur. (Baca: Biaya Kesehatan di Indonesia Diperkirakan Naik Pada 2021)

Para perancang mengungkapkan bahwa penggunaan BLANC berfungsi untuk mencegah identifikasi dengan perangkat lunak pengenalan wajah. Artinya, topeng dapat memberikan privasi tertinggi di era digital. Selain itu, pembaruan pada masa mendatang akan menyertakan fitur lebih lanjut untuk tujuan yang sama.

Komponen modulasi audio plug-in juga digunakan untuk menutupi suara Anda. Topeng BLANC dapat dibeli secara bebas melalui situs Kickstarter dengan harga mulai dari GBP 59. Pembuatan topeng ini sekaligus bertujuan membuat perubahan di era digital.

“Ini adalah masker wajah penuh pertama di dunia yang menciptakan media unik untuk ekspresi diri dan kepribadian kreatif Anda, dengan memastikan perlindungan tertinggi dari bakteri, patogen, dan virus,” kata pencipta topeng, Phillip Egorov, dikutip dari Dailymail. (Baca juga: Canggih, India Gunakan Robot untuk Merawat Pasien)

BLANC lebih dari sekadar APD dan jelas lebih dari sekadar topeng desain fashion. Desainer menawarkan masker BLANC dengan segel kedap udara 180° di sekitar wajah. “BLANC bukan hanya sepotong kain yang menutupi mulut Anda dengan longgar. Masker dirancang agar pas secara ergonomis di wajah Anda dan menciptakan penutup yang kedap udara,” tambahnya.

Sejumlah pakar kesehatan masyarakat di AS turut memperingatkan cara penggunaan topeng BLANC selama pandemi berlangsung. Pemakai topeng harus menghindari menyentuh topeng mereka jika memungkinkan karena sentuhan tangan dapat berimbas pada yang lainnya. “Dengan BLANC, tidak perlu penyesuaian kembali sepanjang hari. Ruang interior BLANC juga dibuat khusus untuk menyesuaikan secara ergonomis dengan wajah Anda,” kata tim peneliti.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Berakhir,...
Pandemi Covid-19 Berakhir, Zoom Minta Karyawan WFO
Begini Cara Menggunakan...
Begini Cara Menggunakan Kuota Edukasi untuk Berbagai Provider
Pandemi ke Endemi, Momentum...
Pandemi ke Endemi, Momentum Akselerasi Industri Telekomunikasi
Ujaran Kebencian di...
Ujaran Kebencian di Media Sosial Meningkat 20% Selama Pandemi Corona
Sony Hadirkan Lagi Game...
Sony Hadirkan Lagi Game Gratis Jika Pandemi Covid-19 Masih Belum Berakhir
Bangkit dari Pandemi,...
Bangkit dari Pandemi, Ini 3 Tips yang Bisa Dilakukan Pengusaha Kuliner
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi
Rekomendasi
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
Polda Metro Mulai Selidiki...
Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI Terhadap Hotman Paris soal Ucapan ‘Lu Punya Otak Gak?’ ke Wartawan
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jermah Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Berita Terkini
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Bisa 15 Kali Hybrid...
Bisa 15 Kali Hybrid Zoom, Logitech Kenalkan Rally AI Camera
Bukan Cuma Otomatisasi,...
Bukan Cuma Otomatisasi, Fitur AI Mekari Talenta Dorong HR Jadi Mitra Strategis Bisnis
Lewat Forum CorpU Association...
Lewat Forum CorpU Association Insight, Telkom Percepat Transformasi Talenta
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Singapura dan Malaysia Melonjak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved