Riset Ungkap Indonesia Jadi Negara Sasaran Spam Terbanyak di Asia
Rabu, 09 Desember 2020 - 17:17 WIB
loading...
A
A
A
“Di era pandemik seperti ini, ketika semuanya harus dilakukan serba online, nomor HP kita berfungsi layaknya ‘DNA’. Kita tidak hanya menggunakannya untuk menelepon, tapi juga untuk mengakses aplikasi, login, dan bahkan tersambung langsung ke dompet digital atau rekening bank kita," ujar Kim.
Dengan adanya aplikasi Truecaller, klaim Kim, semua orang kini bisa menghindari panggilan yang mengganggu. Baik itu dari telemarketer, spam, atau juga oknum yang hendak melakukan penipuan, secara gratis. "Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan membantu pengguna kami untuk menjaga saluran komunikasi mereka agar tetap aman dan efisien,” tambah Kim.
Truecaller Insights Report 2020 dikompilasikan secara anonim dari panggilan masuk yang ditandai sebagai spam oleh pengguna. Atau secara otomatis ditandai oleh Truecaller selama periode 1 Januari 2020 hingga 30 Oktober 2020, untuk memahami tingkat spam rata-rata bulanan.
Sebagai aplikasi identifikasi telepon dan pemblokir spam terpopuler di dunia, aplikasi Truecaller telah di-install lebih dari 500 juta kali. Aplikasi juga mempunyai lebih dari 250 juta pengguna aktif di seluruh dunia. (Baca juga: Buntut Pelarangan TikTok di AS, China Hapus TripAdvisor )
Dengan adanya aplikasi Truecaller, klaim Kim, semua orang kini bisa menghindari panggilan yang mengganggu. Baik itu dari telemarketer, spam, atau juga oknum yang hendak melakukan penipuan, secara gratis. "Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan membantu pengguna kami untuk menjaga saluran komunikasi mereka agar tetap aman dan efisien,” tambah Kim.
Truecaller Insights Report 2020 dikompilasikan secara anonim dari panggilan masuk yang ditandai sebagai spam oleh pengguna. Atau secara otomatis ditandai oleh Truecaller selama periode 1 Januari 2020 hingga 30 Oktober 2020, untuk memahami tingkat spam rata-rata bulanan.
Sebagai aplikasi identifikasi telepon dan pemblokir spam terpopuler di dunia, aplikasi Truecaller telah di-install lebih dari 500 juta kali. Aplikasi juga mempunyai lebih dari 250 juta pengguna aktif di seluruh dunia. (Baca juga: Buntut Pelarangan TikTok di AS, China Hapus TripAdvisor )
(iqb)
Lihat Juga :