Cara Eric Yuan Bikin Zoom Populer saat Pandemi COVID-19
Minggu, 10 Mei 2020 - 22:58 WIB
loading...
CEO Zoom ERIC YUAN. FOTO/ IST
A
A
A
JAKARTA - Aplikasi Zoom Meeting sudah menjadi sangat populer di banyak kalangan. Popularitas yang didapat oleh platform penyedia layanan konferensi video ini dimulai semenjak pandemi COVID-19.
Wabah virus corona yang melanda Bumi memaksa sebagian besar warganya untuk tetap di rumah. Seiring hal itu, aplikasi serupa Zoom mulai sangat dibutuhkan sebagai media untuk bekerja, sekolah, atau sekadar berbincang dengan keluarga dan teman secara virtual.
Meski aplikasi Zoom dapat diunduh dan digunakan secara gratis, ternyata tetap ada harga yang harus dibayar oleh penggunanya, yakni keamanan data personal.
Setelah nama Zoom kian meroket, kemudian muncul berbagai isu keamanan di dalam aplikasi ini. Salah satunya adalah Zoombombing, yakni aksi pihak tidak bertanggung jawab melakukan penyusupan dan mengacaukan pertemuan yang sedang berlangsung di Zoom.
Kendati demikian, Zoom terus memperbaiki diri. Mengutip dari Engadget, peningkatan keamanan yang dilakukan Zoom baru-baru ini adalah memungkinkan admin untuk mematikan personal meeting ID (PMI), yang biasanya digunakan sebagai akses untuk memulai atau masuk dalam pertemuan.
Artinya, dengan opsi ini PMI tidak lagi berfungsi jika admin mematikannya. Jadi, penyusup tidak bisa lagi sembarangan masuk ke dalam sebuah pertemuan.
Meski dihantam banyak isu kemanan, Zoom masih menjadi pilihan untuk tetap digunakan saat ingin melakukan konferensi video, karena penggunaannya yang relatif mudah dan gratis.
Wabah virus corona yang melanda Bumi memaksa sebagian besar warganya untuk tetap di rumah. Seiring hal itu, aplikasi serupa Zoom mulai sangat dibutuhkan sebagai media untuk bekerja, sekolah, atau sekadar berbincang dengan keluarga dan teman secara virtual.
Meski aplikasi Zoom dapat diunduh dan digunakan secara gratis, ternyata tetap ada harga yang harus dibayar oleh penggunanya, yakni keamanan data personal.
Setelah nama Zoom kian meroket, kemudian muncul berbagai isu keamanan di dalam aplikasi ini. Salah satunya adalah Zoombombing, yakni aksi pihak tidak bertanggung jawab melakukan penyusupan dan mengacaukan pertemuan yang sedang berlangsung di Zoom.
Kendati demikian, Zoom terus memperbaiki diri. Mengutip dari Engadget, peningkatan keamanan yang dilakukan Zoom baru-baru ini adalah memungkinkan admin untuk mematikan personal meeting ID (PMI), yang biasanya digunakan sebagai akses untuk memulai atau masuk dalam pertemuan.
Artinya, dengan opsi ini PMI tidak lagi berfungsi jika admin mematikannya. Jadi, penyusup tidak bisa lagi sembarangan masuk ke dalam sebuah pertemuan.
Meski dihantam banyak isu kemanan, Zoom masih menjadi pilihan untuk tetap digunakan saat ingin melakukan konferensi video, karena penggunaannya yang relatif mudah dan gratis.
Lihat Juga :