Video Cabul Mirip Gisel Beredar, Ahli IT Pastikan Jadi Sasaran Empuk Situs Porno
Senin, 09 November 2020 - 00:31 WIB
loading...
Ilustrasi akses video di Internet. FOTO/ IST
A
A
A
JAKARTA - Video maupun foto pribadi intim yang tersebar di banyak platform sosial media maupun aplikasi pesan singkat, akan sangat sulit untuk dihapus. Maka dari itu, menjaga gawai dengan bijak dan seaman mungkin sangat diperlukan.(Baca juga: Deschamps Panggil Anak Lilian Thuram ke Timnas Prancis )
Biasanya, misalkan konten-konten tersebut dikirimkan melalui WhatsApp, maka akan dengan cepat naik ke media sosial seperti Twitter. Kemudian, oleh para pengepul video porno juga dinaikkan ke situs porno luar negeri.(Baca juga: Solskjaer Seperti Menanti Hari Penghakiman )
Bila konten pribadi semacam itu sudah naik ke internet, akan sulit untuk dihapus. Karena banyak orang yang sudah menyimpan dan mengunduhnya. Artinya, kapanpun mereka bisa melakukan unggah ke situs tertentu.
"Meskipun bila nanti ada UU Perlindungan Data Pribadi dengan hak right to be forgotten, tetap sulit untuk menghapus konten negatif dengan identitas kita," kata Pakar Keamanan Siber, Pratama Persadha, saat dihubungi Sindonews, Minggu (8/11/2020).
Meski konten di sosial media atau aplikasi pesan dihapus sekalipun, ada banyak situs index gambar yang sudah menyimpan konten tersebut. Dan sangat mudah ditemukan, cukup melakukan Googling langsung ketemu konten tersebut.
Biasanya, misalkan konten-konten tersebut dikirimkan melalui WhatsApp, maka akan dengan cepat naik ke media sosial seperti Twitter. Kemudian, oleh para pengepul video porno juga dinaikkan ke situs porno luar negeri.(Baca juga: Solskjaer Seperti Menanti Hari Penghakiman )
Bila konten pribadi semacam itu sudah naik ke internet, akan sulit untuk dihapus. Karena banyak orang yang sudah menyimpan dan mengunduhnya. Artinya, kapanpun mereka bisa melakukan unggah ke situs tertentu.
"Meskipun bila nanti ada UU Perlindungan Data Pribadi dengan hak right to be forgotten, tetap sulit untuk menghapus konten negatif dengan identitas kita," kata Pakar Keamanan Siber, Pratama Persadha, saat dihubungi Sindonews, Minggu (8/11/2020).
Meski konten di sosial media atau aplikasi pesan dihapus sekalipun, ada banyak situs index gambar yang sudah menyimpan konten tersebut. Dan sangat mudah ditemukan, cukup melakukan Googling langsung ketemu konten tersebut.
Lihat Juga :