Apple Ancam Siap Hapus Grok Milik Elon Musk dari App Store
Jum'at, 17 April 2026 - 09:54 WIB
loading...
Grok. FOTO/ DAILY
A
A
A
BEIJING - Meskipun tidak memberikan tanggapan secara publik, Apple sebenarnya memainkan peran aktif dalam memaksa xAI untuk mengubah cara kerja Grok.
Sebelumnya, Apple secara diam-diam telah memperingatkan perusahaan xAI milik Elon Musk bahwa mereka mungkin akan menghapus aplikasi Grok dari App Store jika aplikasi tersebut tidak segera menghentikan chatbot tersebut menghasilkan gambar telanjang eksplisit seksual dan gambar deepfake.
Informasi ini terungkap dalam surat yang dikirim Apple kepada para senator AS dan kemudian dipublikasikan oleh media.
Menurut surat tersebut, pada bulan Januari, Apple menemukan bahwa Grok telah melanggar pedoman moderasi konten App Store.
Perusahaan tersebut meminta xAI untuk mengembangkan rencana pengendalian konten khusus untuk mencegah pembuatan gambar yang menyinggung, terutama gambar deepfake tanpa persetujuan.
Sebelumnya, Grok menghadapi gelombang kritik keras ketika pengguna di platform X membagikan banyak gambar wanita dan bahkan anak-anak yang telah diubah secara digital menjadi bersifat seksual tanpa persetujuan mereka.
Banyak dari gambar-gambar ini dibuat berdasarkan foto asli individu, sehingga menimbulkan kekhawatiran serius tentang privasi dan etika dalam penggunaan AI.
Insiden tersebut dengan cepat menjadi pusat kontroversi di komunitas teknologi. Meskipun Apple tidak memberikan tanggapan publik pada saat itu, mereka sebenarnya berperan aktif dalam memaksa xAI untuk mengubah metode pengoperasian Grok.
Sebelumnya, Apple secara diam-diam telah memperingatkan perusahaan xAI milik Elon Musk bahwa mereka mungkin akan menghapus aplikasi Grok dari App Store jika aplikasi tersebut tidak segera menghentikan chatbot tersebut menghasilkan gambar telanjang eksplisit seksual dan gambar deepfake.
Informasi ini terungkap dalam surat yang dikirim Apple kepada para senator AS dan kemudian dipublikasikan oleh media.
Menurut surat tersebut, pada bulan Januari, Apple menemukan bahwa Grok telah melanggar pedoman moderasi konten App Store.
Perusahaan tersebut meminta xAI untuk mengembangkan rencana pengendalian konten khusus untuk mencegah pembuatan gambar yang menyinggung, terutama gambar deepfake tanpa persetujuan.
Sebelumnya, Grok menghadapi gelombang kritik keras ketika pengguna di platform X membagikan banyak gambar wanita dan bahkan anak-anak yang telah diubah secara digital menjadi bersifat seksual tanpa persetujuan mereka.
Banyak dari gambar-gambar ini dibuat berdasarkan foto asli individu, sehingga menimbulkan kekhawatiran serius tentang privasi dan etika dalam penggunaan AI.
Insiden tersebut dengan cepat menjadi pusat kontroversi di komunitas teknologi. Meskipun Apple tidak memberikan tanggapan publik pada saat itu, mereka sebenarnya berperan aktif dalam memaksa xAI untuk mengubah metode pengoperasian Grok.
Lihat Juga :