Mengapa Video dan Situs Dewasa Tak Bisa Diputar di Indonesia?

Kamis, 22 Mei 2025 - 11:51 WIB
loading...
Mengapa Video dan Situs...
Situs yang mengandung konten pornografi, judi dan beberapa hal lainnya diblokir oleh Komdigi. Foto: Gemini
A A A
JAKARTA - Di era digital akses terhadap informasi dan hiburan terasa tanpa batas. Namun, ada kalanya kita menemukan situs web atau video yang tidak dapat diakses, terutama konten dewasa.

Fenomena ini bukanlah kebetulan atau masalah teknis semata, melainkan merupakan kebijakan tegas dari pemerintah Indonesia yang diimplementasikan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Pada dasarnya, sebuah situs web bisa tidak dapat dibuka karena berbagai alasan teknis seperti masalah koneksi internet, server down, domain kedaluwarsa, masalah cache dan cookie di peramban, hingga IP access yang terblokir atau bahkan peretasan (hacking situs web).

Namun, untuk kasus situs dewasa (konten pornografi), penyebab utamanya adalah pemblokiran secara sengaja oleh Komdigi karena melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Larangan Konten Pornografi

Komdigi memiliki wewenang penuh untuk memblokir berbagai jenis situs yang bertentangan dengan undang-undang. Salah satu jenis situs yang menjadi target utama adalah situs yang memuat konten pornografi. Pemblokiran ini didasarkan pada Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1999 tentang Jasa Telekomunikasi yang secara eksplisit mengatur tentang pelarangan penyebaran pornografi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
340 Juta Data Pengguna...
340 Juta Data Pengguna Situs Dewasa OnlyFans Dijual Hacker
Babak Belur Dihantam...
Babak Belur Dihantam Kritik Global: Insiden Bocornya Rahasia Triliunan Rupiah Paksa IGRS Dievaluasi Total
Komdigi Hentikan Sementara...
Komdigi Hentikan Sementara IGRS, Siap Lakukan Evaluasi
Komdigi Tindak 4,1 Juta...
Komdigi Tindak 4,1 Juta Konten Negatif, AVISI Dorong Penguatan Perang Melawan Pembajakan Digital
Komdigi Suruh TikTok...
Komdigi Suruh TikTok Hapus 780 Ribu Akun Anak, Platform Lain Siap-siap!
Peringatan Keras Komdigi:...
Peringatan Keras Komdigi: Meta Menyerah pada PP TUNAS, Komdigi Siapkan Algojo untuk Google
Komdigi Sebut Registrasi...
Komdigi Sebut Registrasi SIM Card Berbasis Biometrik Sederhana dan Cepat, Begini Prosesnya
Komdigi Wajibkan Registrasi...
Komdigi Wajibkan Registrasi SIM Card Wajib Gunakan Biometrik untuk Pengguna Baru Mulai Awal Juli
Digitalisasi Bansos...
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026, Begini Penjelasan Komdigi
Rekomendasi
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved