Pesawat NASA Selidiki Jejak Tata Surya Kuno

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 10:15 WIB
loading...
A A A
“Ini adalah prestasi yang luar biasa dan kami telah memajukan baik sains dan teknik serta prospek kami untuk misi masa depan dalam mempelajari cerita kuno misterius di tata surya ini,” kata Thomas Zurbuchen, administrator di Direktorat Misi Sains NASA . Zurbuchen sudah tidak sabar lagi ingin melihat benda apa saja yang akan dibawa pulang ke Bumi.

Benda dari Bennu merupakan sesuatu yang telah lama ditunggu oleh para ilmuwan sejak beberapa generasi penemuan ilmiahnya. “Setelah lebih dari satu dekade perencanaan, tim sangat gembira atas keberhasilan upaya pengambilan sampel,” kata Dante Lauretta, peneliti utama OSIRIS-REx di University of Arizona di Tucson.

Meski sudah berhasil mengambil sampel di Bennu, Lauretta dan tim masih memiliki beberapa pekerjaan ke depan. Mereka masih menunggu sampel yang sedang dalam perjalanan untuk penelitian lebih lanjut. “Kontak yang sukses, penembakan gas untuk pendaratan dan mundur dari Bennu adalah pencapaian besar bagi tim. Saya berharap dapat menganalisis data untuk menentukan massa sampel yang dikumpulkan,” tambah Lauretta.

Semua data telemetri pesawat ruang angkasa menunjukkan bahwa peristiwa TAG telah berjalan seperti yang diharapkan. Namun, dibutuhkan waktu sekitar seminggu bagi tim OSIRIS-REx untuk mengonfirmasi berapa banyak sampel yang dikumpulkan pesawat ruang angkasa tersebut. (Baca juga: Angka KDRT Turun karena Tak Terdeteksi Selama Pandemi)

Data waktu nyata menunjukkan bahwa mekanisme akuisisi sampel (TAGSAM) berhasil menyentuh permukaan dan menembakkan gas nitrogen. Tembakan gas tersebut seharusnya membuat debu dan kerikil di Bennu beterbangan. Beberapa di antaranya semestinya tertampung di bagian kepala pesawat.

“Manuver TAG ini sangat bersejarah. Fakta bahwa kami dengan selamat dan berhasil menyentuh
permukaan Bennu, di samping semua tonggak sejarah lain yang telah dicapai misi ini. Ini adalah bukti semangat hidup eksplorasi yang terus mengungkap rahasia tata surya,” kata Lori Glaze, Direktur Divisi Ilmu Planet di Markas NASA di Washington.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
China Kembangkan Sistem...
China Kembangkan Sistem Penggerak Gelombang Mikro yang Mampu Matikan Satelit
New Horizons Abadikan...
New Horizons Abadikan Dunia selama 9 Tahun dari Jarak 4,8 Miliar Km dari Bumi
NASA Dikaitkan dengan...
NASA Dikaitkan dengan Rumor Gravitasi Bumi Akan Hilang Tahun Ini
Profil Pratiwi Sudarmono:...
Profil Pratiwi Sudarmono: Astronot Wanita Pertama Asia dari Indonesia yang Juga Guru Besar UI
Menegakkan Marwah di...
Menegakkan Marwah di Langit dan Optimalisasi Tata Kelola Lintas Sektor Pascainsiden Lampung
Profil Pendidikan 4...
Profil Pendidikan 4 Astronot Artemis II: Misi Bersejarah NASA Kelilingi Bulan Setelah 54 Tahun
Rekomendasi
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
Rapor Penjualan Wuling...
Rapor Penjualan Wuling 1 Dekade Terakhir, Mampukah Aira Mengembalikan Takhta?
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
Berita Terkini
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Lewat Rural Youth AI...
Lewat Rural Youth AI Facilitator, Telkom Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T
Siapa Verena Siow, Sosok...
Siapa Verena Siow, Sosok Baru di Balik Strategi SAP untuk Asia Pasifik?
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved