Kunci Konvensional Mulai Ditinggalkan, Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1 Jadi Standar Baru Keamanan Rumah
Rabu, 08 Juli 2026 - 21:01 WIB
loading...
Kunci fisik mulai kalah saing dari sensor sidik jari dan kata sandi digital, seiring makin banyak rumah kota besar beralih ke sistem keamanan pintar. Foto: PT Datascrip
A
A
A
JAKARTA - Anak kunci fisik kehilangan tempat di rumah-rumah kota besar, digantikan sensor sidik jari dan kata sandi digital.
Rumah tangga perkotaan sedang mengubah kebiasaan lama. Selama puluhan tahun, anak kunci adalah simbol utama keamanan rumah. Perannya kini pelan-pelan diambil alih sensor sidik jari, kata sandi, hingga pengenalan wajah.
Pergeseran ini beriringan dengan meluasnya ekosistem rumah pintar di Indonesia.
Lampu, kulkas, robot vacuum dan mop, kamera CCTV, sampai kendaraan listrik kini lazim terhubung ke wifi dan smartphone. Pintu rumah jadi salah satu titik terakhir yang belum sepenuhnya masuk ekosistem itu.
Sistem kunci konvensional punya keterbatasan yang selama ini dianggap wajar: kunci bisa diduplikasi tanpa sepengetahuan pemilik rumah, tidak ada riwayat siapa saja yang keluar masuk, dan kunci hilang berarti seluruh sistem penguncian harus diganti.
Menjawab keterbatasan itu, PT Datascrip resmi memasarkan dua digital door lock baru bermerek Secure — Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1.
"Kami melihat kebutuhan masyarakat terhadap keamanan hunian terus berkembang seiring perubahan gaya hidup yang semakin dinamis. Keamanan rumah kini tidak lagi hanya identik dengan kunci dan gembok, tetapi juga kemudahan akses dan kenyamanan yang terintegrasi dengan kehidupan masa kini," ungkapnya.
Melalui Secure Eazy Lock E1 dan Secure Premium Lock L1, Bobby menyebut bahwa ingin menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan tersebut sekaligus memperkuat standar baru dalam perkembangan smart home di Indonesia.
Asia Pasifik jadi motor pertumbuhan tercepat, dengan proyeksi CAGR 16,25 persen pada periode yang sama, didorong urbanisasi dan naiknya pendapatan per kapita di China, India, Jepang, dan Asia Tenggara. Termasuk Indonesia.
Bandingkan dengan pasar kunci secara keseluruhan — termasuk kunci mekanik konvensional — yang bernilai USD 18,39 miliar atau Rp329,18 triliun pada 2024, dan diproyeksikan hanya naik ke USD 25,15 miliar atau Rp450,19 triliun pada 2030, dengan CAGR 5,36 persen.
Artinya, segmen digital lock tumbuh hampir tiga kali lebih cepat dibanding pasar kunci secara umum.
Dari sisi teknologi, kunci berbasis Bluetooth masih mendominasi dengan pangsa 50 persen pada 2025. Namun kunci biometrik/sidik jari jadi segmen yang tumbuh paling cepat, seiring makin populernya otentikasi biometrik di perkantoran, hotel, dan hunian kelas atas.
Segmen residensial memegang pangsa terbesar penggunaan smart lock, sekitar 48 persen dari total instalasi pada 2025.
Amerika Utara memimpin dengan pangsa 36,8 persen berkat penetrasi IoT yang sudah matang, sementara Asia Pasifik menyumbang sekitar 34 persen pangsa pasar kunci global secara keseluruhan.
![Kunci Konvensional Mulai Ditinggalkan, Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1 Jadi Standar Baru Keamanan Rumah]()
Eazy Lock E1 memiliki 4 metode akses, memudahkan pengguna memilih yang terbaik dan ternyaman. Foto: PT Datascrip
Kapasitas penyimpanannya mencapai 100 data sidik jari, 100 kartu akses, dan 100 password — cukup untuk rumah maupun ruang kerja dengan banyak pengguna.
![Kunci Konvensional Mulai Ditinggalkan, Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1 Jadi Standar Baru Keamanan Rumah]()
Dilengkapi baterai lithium, pemakaian smart door lock seperti ini bisa mencapai 4-6 bulan. Foto: PT Datascrip
Saat baterai habis, fitur Type-C emergency service memungkinkan koneksi ke power bank. Desainnya memakai panel tempered glass dan bingkai aluminium alloy, kompatibel dengan pintu kayu, besi, maupun aluminium berketebalan 40–100 mm, termasuk pintu utama berukuran besar.
![Kunci Konvensional Mulai Ditinggalkan, Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1 Jadi Standar Baru Keamanan Rumah]()
FiturPremium Lock L1 yang dibekali palm print recognition yang sangat canggih. Foto: PT Datascrip
Jumlah metode akses: Eazy Lock E1 punya empat metode (sidik jari, password, kartu, kunci manual); Premium Lock L1 punya lima metode, ditambah face recognition dan palm print recognition.
Sumber daya: Eazy Lock E1 memakai 4 baterai AA (10–12 bulan); Premium Lock L1 memakai baterai lithium 5.000 mAh (4–6 bulan) dengan baterai cadangan dan pengisian USB Type-C.
Material: Eazy Lock E1 aluminium alloy dengan desain ramping minimalis; Premium Lock L1 memakai panel tempered glass dan bingkai aluminium alloy.
Kompatibilitas pintu: Eazy Lock E1 untuk pintu kayu; Premium Lock L1 lebih luas — kayu, besi, dan aluminium, termasuk pintu utama berukuran besar.
Harga: Eazy Lock E1 Rp1.500.000; Premium Lock L1 Rp5.500.000 (keduanya sudah termasuk PPN 11 persen).
![Kunci Konvensional Mulai Ditinggalkan, Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1 Jadi Standar Baru Keamanan Rumah]()
Kemudahan digital lock menjadikannya gaya hidup ditengah meningkatnya tren smart home. Foto: PT Datascrip
Riesca L, 43, ibu rumah tangga yang baru selesai merenovasi rumahnya, mengaku langsung mengganti pintu rumahnya dengan digital lock begitu renovasi rampung.
"Karena memang trennya sekarang smartphone ya. Sebagian besar perangkat di rumah sudah smart dan terhubung ke Wi-Fi atau smartphone. Mulai dari lampu yang bisa diatur warna dan kecerahannya, kulkas, robot vacuum dan mop, kamera CCTV, hingga motor dan mobil listrik yang digunakan suami dan anak saya," ungkapnya.
Menurut Riesca, di kota-kota besar smart home sudah jadi bagian gaya hidup, terutama bagi kalangan yang tech savvy — karena mudah, praktis, pilihan produknya beragam, dan ekosistemnya sudah mendukung.
Ia menyebut digital lock menawarkan keamanan berlapis lewat otentikasi biometrik (sidik jari, 3D Face ID, pemindaian telapak tangan) dan kata sandi acak untuk mencegah pencurian yang sesuai dengan kebutuhannya.
"Kami hobi traveling keluar kota bersama keluarga. Tapi, di rumah ada 2 kucing. Jadi, saya beri akses ke saudara untuk datang menengok kedua kucing kami. Mereka bisa masuk rumah memakai akses yang saya sediakan. Atau, ketika ada saudara yang datang untuk ambil barang ketika saya sedang tidak dirumah, bisa diberi akses jarak jauh. Ini, praktis sekali," katanya.
Segmen hotel dan resor tercatat sebagai pengguna dengan pertumbuhan tersibuk berkat adopsi keyless entry dan integrasi sistem manajemen properti, sementara segmen biometrik/sidik jari diperkirakan jadi teknologi paling cepat berkembang di sisi konsumen rumahan.
Dengan penetrasi smart home yang masih rendah dibanding populasi kelas menengah perkotaan Indonesia, ruang pertumbuhan digital lock di dalam negeri kemungkinan masih panjang — terutama seiring makin banyak rumah baru dan hasil renovasi yang langsung dirancang terhubung ke ekosistem digital sejak awal, seperti yang dilakukan Riesca.
Rumah tangga perkotaan sedang mengubah kebiasaan lama. Selama puluhan tahun, anak kunci adalah simbol utama keamanan rumah. Perannya kini pelan-pelan diambil alih sensor sidik jari, kata sandi, hingga pengenalan wajah.
Pergeseran ini beriringan dengan meluasnya ekosistem rumah pintar di Indonesia.
Lampu, kulkas, robot vacuum dan mop, kamera CCTV, sampai kendaraan listrik kini lazim terhubung ke wifi dan smartphone. Pintu rumah jadi salah satu titik terakhir yang belum sepenuhnya masuk ekosistem itu.
Sistem kunci konvensional punya keterbatasan yang selama ini dianggap wajar: kunci bisa diduplikasi tanpa sepengetahuan pemilik rumah, tidak ada riwayat siapa saja yang keluar masuk, dan kunci hilang berarti seluruh sistem penguncian harus diganti.
Menjawab keterbatasan itu, PT Datascrip resmi memasarkan dua digital door lock baru bermerek Secure — Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1.
Alasan Datascrip Masuk ke Digital Lock
Bobby Ivan, Business Unit Director PT Datascrip, menyebut kebutuhan keamanan rumah tangga sudah bergeser dari sekadar kunci dan gembok menuju kemudahan akses yang terintegrasi dengan kehidupan sehari-hari."Kami melihat kebutuhan masyarakat terhadap keamanan hunian terus berkembang seiring perubahan gaya hidup yang semakin dinamis. Keamanan rumah kini tidak lagi hanya identik dengan kunci dan gembok, tetapi juga kemudahan akses dan kenyamanan yang terintegrasi dengan kehidupan masa kini," ungkapnya.
Melalui Secure Eazy Lock E1 dan Secure Premium Lock L1, Bobby menyebut bahwa ingin menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan tersebut sekaligus memperkuat standar baru dalam perkembangan smart home di Indonesia.
Pasar Digital Lock Tumbuh Dua Digit Setiap Tahun
Nilai pasar smart lock dunia tercatat USD 3,17 miliar atau setara Rp56,74 triliun pada 2025, diproyeksikan naik menjadi USD 13,52 miliar atau Rp242 triliun pada 2035. Pertumbuhan tahunan gabungannya (CAGR) mencapai 15,58 persen sepanjang 2026–2035.Asia Pasifik jadi motor pertumbuhan tercepat, dengan proyeksi CAGR 16,25 persen pada periode yang sama, didorong urbanisasi dan naiknya pendapatan per kapita di China, India, Jepang, dan Asia Tenggara. Termasuk Indonesia.
Bandingkan dengan pasar kunci secara keseluruhan — termasuk kunci mekanik konvensional — yang bernilai USD 18,39 miliar atau Rp329,18 triliun pada 2024, dan diproyeksikan hanya naik ke USD 25,15 miliar atau Rp450,19 triliun pada 2030, dengan CAGR 5,36 persen.
Artinya, segmen digital lock tumbuh hampir tiga kali lebih cepat dibanding pasar kunci secara umum.
Dari sisi teknologi, kunci berbasis Bluetooth masih mendominasi dengan pangsa 50 persen pada 2025. Namun kunci biometrik/sidik jari jadi segmen yang tumbuh paling cepat, seiring makin populernya otentikasi biometrik di perkantoran, hotel, dan hunian kelas atas.
Segmen residensial memegang pangsa terbesar penggunaan smart lock, sekitar 48 persen dari total instalasi pada 2025.
Amerika Utara memimpin dengan pangsa 36,8 persen berkat penetrasi IoT yang sudah matang, sementara Asia Pasifik menyumbang sekitar 34 persen pangsa pasar kunci global secara keseluruhan.
Spesifikasi Secure Eazy Lock E1

Eazy Lock E1 memiliki 4 metode akses, memudahkan pengguna memilih yang terbaik dan ternyaman. Foto: PT Datascrip
Metode Akses
Eazy Lock E1 dirancang untuk kebutuhan harian dengan empat metode akses: sensor sidik jari, password, kartu akses, dan kunci manual. Pintu dapat terbuka dalam waktu kurang dari 0,5 detik lewat sensor sidik jari.Kapasitas penyimpanannya mencapai 100 data sidik jari, 100 kartu akses, dan 100 password — cukup untuk rumah maupun ruang kerja dengan banyak pengguna.
Keamanan dan Daya
Alarm otomatis aktif setelah tiga kali percobaan akses gagal secara berturut-turut. Sumber daya utamanya 4 baterai AA dengan daya tahan 10–12 bulan tergantung intensitas pemakaian. Saat baterai habis, pintu tetap bisa dibuka lewat fitur USB emergency power menggunakan power bank eksternal.Material dan Kompatibilitas
Material aluminium alloy dengan rentang suhu operasi -25°C hingga 60°C. Kompatibel dengan pintu kayu berketebalan 40–100 mm.Spesifikasi Secure Premium Lock L1

Dilengkapi baterai lithium, pemakaian smart door lock seperti ini bisa mencapai 4-6 bulan. Foto: PT Datascrip
Metode Akses
Premium Lock L1 mendukung lima metode akses: sensor sidik jari, password, kartu akses, pengenalan wajah (face recognition), dan pengenalan telapak tangan (palm print recognition). Teknologi pengenalan wajahnya tetap bekerja meski pengguna memakai topi atau kacamata.Fitur Tambahan
Tersedia fitur auto lock dan auto unlock yang dapat disesuaikan, sehingga pintu terkunci otomatis setelah digunakan. Teknologi hidden fingerprint melindungi sensor dari debu dan cipratan air agar tetap berfungsi konsisten.Daya dan Material
Sumber daya utamanya lithium battery berkapasitas 5.000 mAh, tahan 4–6 bulan tergantung pemakaian, dilengkapi satu baterai cadangan dan pengisian ulang lewat USB Type-C.Saat baterai habis, fitur Type-C emergency service memungkinkan koneksi ke power bank. Desainnya memakai panel tempered glass dan bingkai aluminium alloy, kompatibel dengan pintu kayu, besi, maupun aluminium berketebalan 40–100 mm, termasuk pintu utama berukuran besar.
Perbedaan Utama Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1

FiturPremium Lock L1 yang dibekali palm print recognition yang sangat canggih. Foto: PT Datascrip
Jumlah metode akses: Eazy Lock E1 punya empat metode (sidik jari, password, kartu, kunci manual); Premium Lock L1 punya lima metode, ditambah face recognition dan palm print recognition.
Sumber daya: Eazy Lock E1 memakai 4 baterai AA (10–12 bulan); Premium Lock L1 memakai baterai lithium 5.000 mAh (4–6 bulan) dengan baterai cadangan dan pengisian USB Type-C.
Material: Eazy Lock E1 aluminium alloy dengan desain ramping minimalis; Premium Lock L1 memakai panel tempered glass dan bingkai aluminium alloy.
Kompatibilitas pintu: Eazy Lock E1 untuk pintu kayu; Premium Lock L1 lebih luas — kayu, besi, dan aluminium, termasuk pintu utama berukuran besar.
Harga: Eazy Lock E1 Rp1.500.000; Premium Lock L1 Rp5.500.000 (keduanya sudah termasuk PPN 11 persen).
Digital Lock Sudah Jadi Kebutuhan

Kemudahan digital lock menjadikannya gaya hidup ditengah meningkatnya tren smart home. Foto: PT Datascrip
Riesca L, 43, ibu rumah tangga yang baru selesai merenovasi rumahnya, mengaku langsung mengganti pintu rumahnya dengan digital lock begitu renovasi rampung.
"Karena memang trennya sekarang smartphone ya. Sebagian besar perangkat di rumah sudah smart dan terhubung ke Wi-Fi atau smartphone. Mulai dari lampu yang bisa diatur warna dan kecerahannya, kulkas, robot vacuum dan mop, kamera CCTV, hingga motor dan mobil listrik yang digunakan suami dan anak saya," ungkapnya.
Menurut Riesca, di kota-kota besar smart home sudah jadi bagian gaya hidup, terutama bagi kalangan yang tech savvy — karena mudah, praktis, pilihan produknya beragam, dan ekosistemnya sudah mendukung.
Ia menyebut digital lock menawarkan keamanan berlapis lewat otentikasi biometrik (sidik jari, 3D Face ID, pemindaian telapak tangan) dan kata sandi acak untuk mencegah pencurian yang sesuai dengan kebutuhannya.
"Kami hobi traveling keluar kota bersama keluarga. Tapi, di rumah ada 2 kucing. Jadi, saya beri akses ke saudara untuk datang menengok kedua kucing kami. Mereka bisa masuk rumah memakai akses yang saya sediakan. Atau, ketika ada saudara yang datang untuk ambil barang ketika saya sedang tidak dirumah, bisa diberi akses jarak jauh. Ini, praktis sekali," katanya.
Garansi dan Ketersediaan
PT Datascrip memberikan garansi resmi 3 tahun untuk Secure Eazy Lock E1 dan Secure Premium Lock L1, mencakup layanan perbaikan maupun penggantian unit akibat kerusakan di luar kesalahan penggunaan. Kedua produk telah tersedia di DatascripMall.ID serta Secure Official Store di Shopee dan Tokopedia.Prospek Digital Lock ke Depan
Selisih pertumbuhan antara segmen smart lock (CAGR 15,58 persen) dan pasar kunci secara umum (CAGR 5,36 persen) menunjukkan arah jelas: konsumen bergerak dari kunci mekanik ke sistem digital, bukan sebaliknya.Segmen hotel dan resor tercatat sebagai pengguna dengan pertumbuhan tersibuk berkat adopsi keyless entry dan integrasi sistem manajemen properti, sementara segmen biometrik/sidik jari diperkirakan jadi teknologi paling cepat berkembang di sisi konsumen rumahan.
Dengan penetrasi smart home yang masih rendah dibanding populasi kelas menengah perkotaan Indonesia, ruang pertumbuhan digital lock di dalam negeri kemungkinan masih panjang — terutama seiring makin banyak rumah baru dan hasil renovasi yang langsung dirancang terhubung ke ekosistem digital sejak awal, seperti yang dilakukan Riesca.
FAQ Seputar Secure Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1
Berapa harga Secure Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1?
Secure Eazy Lock E1 dijual Rp1.500.000 dan Secure Premium Lock L1 Rp5.500.000, keduanya sudah termasuk PPN 11 persen.Apa perbedaan utama Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1?
Eazy Lock E1 punya empat metode akses dengan daya baterai AA, sedangkan Premium Lock L1 punya lima metode akses termasuk face recognition dan palm print recognition, dengan daya baterai lithium dan material tempered glass.Berapa lama garansi produk Secure?
Garansi resmi dari PT Datascrip berlaku 3 tahun untuk kedua produk.Di mana bisa membeli Secure Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1?
Di DatascripMall.ID dan Secure Official Store di Shopee serta Tokopedia.Apakah digital lock aman untuk keamanan rumah?
Digital lock menghilangkan risiko duplikasi kunci fisik tanpa sepengetahuan pemilik, menyediakan riwayat akses, dan punya alarm otomatis saat ada percobaan akses gagal berulang — fitur yang tidak dimiliki kunci konvensional.(dan)
Lihat Juga :