Lebih Parah dari Covid-19, Perang Iran Jadikan Industri Penerbangan Global Terpuruk

Selasa, 31 Maret 2026 - 06:53 WIB
loading...
A A A
Untuk mengimbangi biaya bahan bakar diperlukan kenaikan harga yang signifikan di tengah pemotongan pengeluaran konsumen.

Andrew Lobbenberg, kepala riset ekuitas transportasi Eropa di Barclays, menyarankan bahwa pengurangan penerbangan adalah solusi umum untuk membantu maskapai mempertahankan harga.

Beberapa pemimpin industri telah memberikan perkiraan spesifik. CEO United Airlines, Scott Kirby, mengatakan bahwa tarif mungkin perlu dinaikkan sekitar 20% untuk mengimbangi biaya bahan bakar.

Sementara itu, Cathay Pacific telah memperkenalkan kembali biaya tambahan bahan bakar pada beberapa rute jarak jauh, seperti rute Sydney-London.

Para ahli percaya bahwa maskapai penerbangan berbiaya rendah dapat menghadapi tekanan yang lebih besar karena basis pelanggan mereka yang sensitif terhadap harga.

Menurut Nathan Gee, kepala penelitian transportasi untuk Asia-Pasifikdi Bank of America, beberapa penumpang mungkin beralih ke moda transportasi alternatif seperti kereta api atau bus seiring dengan kenaikan harga tiket pesawat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Rekomendasi
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Berita Terkini
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Infografis
Trump: Kebakaran Los...
Trump: Kebakaran Los Angeles Lebih Parah dari Serangan Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved