Menguak Rencana Besar Angkatan Luar Angkasa AS Menguasai Bulan

Jum'at, 18 September 2020 - 13:14 WIB
loading...
Menguak Rencana Besar...
Bulan menjadi target berikutnya dari militer AS demi menguasai sumber daya di sana, sekaligus titik tolak menuju Planet Mars. Foto/Inside Outer Space
A A A
HOUSTON - Tidak puas dengan pertempuran di darat, udara, dan laut, kini militer mengincar ruang angkasa sebagai objek "perangnya". Hal ini ditandai dengan keberadaan pejabat kebijakan luar angkasa militer AS yang semakin menandai peran baru mereka dalam menjaga aset dan kepentingan Amerika di luar angkasa, Bumi-Bulan. (Baca juga: Samsung Galaxy Z Fold2 Memiliki Fitur Keren )

Doktrin yang berkembang meluas ke permukaan Bulan, mengingat program Artemis NASA untuk eksplorasi bulan berawak. Ditambah rencana perusahaan Amerika untuk menambang sumber daya bulan, seperti es air.

Apa yang dikatakan ahli ruang angkasa tentang perluasan taktik militer ke domain "dataran tinggi" baru di luar orbit Bumi? Dilansir dari laman Space.com, para pakar pun berbicara banyak tentang perkembangan doktrin militer yang dibangun menuju luar angkasa.

Kepentingan militer Amerika Serikat di Bumi-Bulan disorot dalam laporan baru-baru ini. Tepatnya laporan Keadaan Pangkalan Industri Luar Angkasa 2020: Waktu untuk Bertindak untuk Mempertahankan Kepemimpinan Ekonomi & Militer AS di Luar Angkasa.

Laporan pada Juli 2020 didasarkan pada lokakarya virtual yang mempertemukan lebih dari 150 pemimpin pemikiran dari industri, pemerintah, dan akademisi. Pertemuan mind-meld dipentaskan oleh NewSpace New Mexico, Unit Inovasi Pertahanan, Laboratorium Penelitian Angkatan Udara (AFRL) dan Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat.

Laporan ringkasan menjelaskan AS menghadapi tantangan besar dan titik perubahan di perbatasan akhir. Dalam hal ruang cislunar (Bumi-Bulan) dan Bulan itu sendiri, ada kebutuhan untuk mengontrol titik-titik yang dianggap kritis.

"Saat aktivitas luar angkasa meluas melampaui orbit geosynchronous, negara pertama yang membangun infrastruktur transportasi dan kemampuan logistik yang melayani GEO (orbit Bumi geosinkron) dan ruang cislunar akan memiliki kemampuan unggul untuk melakukan kontrol atas ruang cislunar. Khususnya titik Lagrange dan sumber daya dari bulan," kata laporan itu seperti dikutip Space.com.

Sebagai catatan, Titik Lagrange adalah titik yang stabil secara gravitasi di ruang angkasa tempat probe dapat "parkir", tetap di tempatnya tanpa menghabiskan banyak bahan bakar.

Balapan ke Bulan
Laporan yang baru-baru ini diterbitkan mengamati bahwa sumber daya bulan -terutama hidrogen dan oksigen yang diturunkan dari es, yang dapat menyediakan propelan pesawat ruang angkasa untuk aplikasi keamanan sipil, komersial, dan nasional adalah kunci untuk akses ke sumber daya asteroid dan Mars. Ini untuk memungkinkan secara keseluruhan pengembangan komersial luar angkasa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
15.800 Ton Sampah Luar...
15.800 Ton Sampah Luar Angkasa Berkecepatan 28.000 km/jam Akan Jatuh ke Bumi
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Indonesia Jajaki Kerja...
Indonesia Jajaki Kerja Sama Migas hingga Nuklir dengan Rusia
Indonesia dan Rusia...
Indonesia dan Rusia Bahas Kerja Sama Energi Nuklir untuk Tujuan Damai
Rekomendasi
Iran Klaim Tembakkan...
Iran Klaim Tembakkan Rudal ke Arah 2 Kapal Perang AS, tapi Disangkal Amerika
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
Demo Besar Guncang AS...
Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved