Menguak Rencana Besar Angkatan Luar Angkasa AS Menguasai Bulan

Jum'at, 18 September 2020 - 13:14 WIB
loading...
A A A
"Begitu kehadiran permanen bulan dicapai dalam dekade berikutnya atau lebih, pemikir ruang angkasa, pemimpin, pemimpin ruang militer akan dipaksa untuk mempertanggungjawabkan realitas baru itu, apakah mereka suka atau tidak," ujarnya.

Ada banyak aktivitas yang sedang berlangsung dan direncanakan di luar GEO, terutama di dekat atau di Bulan. "Jadi sampai taraf tertentu wajar jika militer AS ingin lebih memerhatikan bidang besar ruang angkasa itu," kata David Burbach, Profesor Urusan Keamanan Nasional di Naval War College di Newport, Rhode Island.

Berbicara secara pribadi, Burbach mengatakan, pada prinsipnya, pesawat luar angkasa di ruang cislunar dapat memengaruhi banyak satelit di orbit Bumi yang lebih rendah, atau relevan dengan operasi militer di Bumi. Jadi kehadiran lebih banyak pesawat luar angkasa non-AS di wilayah itu adalah perubahan, meskipun kecil.

"Secara organisasional, inti dari pembuatan layanan terpisah (Angkatan Luar Angkasa) adalah untuk menempa budaya yang berpusat pada ruang angkasa, dan wajar jika organisasi baru ingin mengambil langkah untuk membedakan dirinya dari induknya dan untuk menunjukkan bahwa ia aktif mengambil misi baru, dan sebagai akibatnya, membutuhkan sumber daya baru," papar Burbach.

Mengingat peningkatan berbagai aktivitas cislunar oleh berbagai negara, tidak mengherankan bahwa organisasi militer ingin mengetahui apa yang terjadi di wilayah yang berpotensi relevan dengan misi mereka.

Burbach percaya, secara institusional, fokus utama Angkatan Luar Angkasa AS adalah mendapatkan "kesadaran domain luar angkasa" yang lebih baik di luar GEO -mampu melacak, dan mungkin mendengarkan, pesawat luar angkasa pada jarak Bulan, yang menjadi sistem pengawasan AS saat ini.

Ada beberapa orang di komunitas luar angkasa AS, kata Burbach, yang membayangkan bulan sebagai "El Dorado baru". Yakni, sebuah tempat dengan kekayaan atau peluang luar biasa.

Kekayaan itu bisa datang dari menambang es air Bulan, mengumpulkan bahan bakar helium-3 untuk reaktor nuklir, atau memindahkan industri berat manusia ke bulan. Jadi, beberapa pendukung melihat ledakan ekonomi jangka pendek di ruang cislunar, meskipun Burbach dan banyak analis lainnya skeptis bahwa ini akan terjadi dalam beberapa dekade mendatang. (Baca juga: Kemenparekraf Buka Kesempatan Hotel Lain Bergabung Tangani Covid-19 )
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
15.800 Ton Sampah Luar...
15.800 Ton Sampah Luar Angkasa Berkecepatan 28.000 km/jam Akan Jatuh ke Bumi
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Indonesia Jajaki Kerja...
Indonesia Jajaki Kerja Sama Migas hingga Nuklir dengan Rusia
Indonesia dan Rusia...
Indonesia dan Rusia Bahas Kerja Sama Energi Nuklir untuk Tujuan Damai
Rekomendasi
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Warga Surabaya Antusias...
Warga Surabaya Antusias Ikuti Audisi Miss Indonesia 2026
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
Terungkap Rencana Rahasia...
Terungkap Rencana Rahasia Golden Dome, Perisai Rudal Canggih AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved