Hujan Hitam yang Mengguyur Iran Mengandung Zat Racun Berbahaya

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:47 WIB
loading...
A A A
Fenomena hujan hitam ini menunjukkan bahwa air hujan mungkin mengandung polutan beracun seperti hidrokarbon, debu halus PM2.5, dan senyawa karsinogenik yang disebut hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH).

Selain itu, mungkin ada banyak zat tak teridentifikasi lainnya, termasuk logam berat dan senyawa anorganik, yang berasal dari bahan bangunan dan puing-puing yang hancur dalam ledakan awal serta kebakaran yang terjadi kemudian.

Asap dari fasilitas penyimpanan minyak yang dibom juga akan mengandung sulfur dioksida (SO₂) dan nitrogen dioksida (NO₂) – prekursor asam sulfat (H₂SO₄) dan asam nitrat (HNO₃) di udara. Asam-asam ini kemudian larut ke dalam tetesan air, menciptakan apa yang biasa dikenal sebagai hujan asam.

Menurut kantor berita IRNA, dari malam tanggal 7 Maret hingga dini hari tanggal 8 Maret, fasilitas penyimpanan bahan bakar utama di barat laut Teheran – termasuk fasilitas penyimpanan minyak Shahr-e Naft, depot bahan bakar di kompleks kilang Rey di selatan, dan lokasi penyimpanan di Karaj – menjadi sasaran serangan intensif. Ledakan di tangki minyak melepaskan sejumlah besar asap dan gas beracun.

Jenis hujan asam yang banyak dibahas pada dekade sebelumnya terutama disebabkan oleh sulfur dioksida yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil. Sulfur secara alami terdapat dalam minyak mentah, tetapi saat ini sebagian besar dihilangkan selama proses penyulingan.

Selain membawa hujan, asap tersebut juga beracun. Asap hitam tebal yang menyelimuti daerah padat penduduk di Iran sangat mengkhawatirkan dan dapat menyebabkan masalah kesehatan serius baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Dalam jangka pendek, orang yang terpapar asap hitam ini di Iran mungkin mengalami sakit kepala atau kesulitan bernapas, terutama jika mereka menderita asma atau kondisi paru-paru lainnya. Kelompok rentan seperti lansia, anak kecil, dan penyandang disabilitas memiliki risiko lebih tinggi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
Ini Daftar Lengkap 60...
Ini Daftar Lengkap 60 Negara Terdampak Tarif Baru AS: Indonesia Kena 10%, Siapa Digetok 12,5%?
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Rekomendasi
Haul Akbar Syekh Yusuf...
Haul Akbar Syekh Yusuf Al-Makassari, Ketum Peradi Profesional Komitmen Wakaf Rumah Tahfiz
Ketika Demo Partai Kecoa...
Ketika Demo Partai Kecoa Berhasil Memaksa Menteri Pendidikan India Mundur atas Bocornya Soal Ujian
Pakar Asal AS Ini Yakin...
Pakar Asal AS Ini Yakin Rusia Dijamin Memenangkan Perang Ukraina, Ini 4 Alasannya
Berita Terkini
Instagram Menguji Fitur...
Instagram Menguji Fitur Pengeditan Stories Tanpa Menghapus Postingan
Beli Samsung Galaxy...
Beli Samsung Galaxy Foldable 8 Lebih Hemat! Nikmati Promo Spesial Kartu Kredit BRI
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved