Badai Salju Setebal 5 Meter Menimbun Bangunan di Rusia

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:06 WIB
loading...
Badai Salju Setebal...
Badai salju melanda Rusia. FOTO/ RT
A A A
MOSCOW - Badai salju yang dahsyat dan berkepanjangan yang dimulai pada 12 Januari melumpuhkan Semenanjung Kamchatka Rusia, dengan salju setebal 500 meter (16 kaki) dilaporkan di beberapa daerah.



Keadaan darurat diumumkan di tingkat kota dan regional di Petropavlovsk-Kamchatsky setelah dua orang tewas akibat longsoran salju dari atap pada 15 Januari.

Dalam 48 jam setelah badai salju dimulai pada 12 Januari, bencana tersebut membawa sekitar 52 persen dari rata-rata curah hujan dan salju bulanan.

Badai kedua melanda semenanjung pada 14 Januari, membawa lebih banyak salju dan angin dengan kecepatan lebih dari 100 kilometer per jam.

Di Petropavlovsk-Kamchatsky, kedalaman salju berkisar antara 0,5 hingga 1,33 meter (1,7–4,4 kaki), sementara desa Sosnovka di dekatnya mencatat 1,63 meter (5,3 kaki) salju.

Salju setebal 5 meter (16 kaki) juga dilaporkan di beberapa daerah lain.

Jumlah salju yang terakumulasi di beberapa daerah Kamchatka setara dengan lebih dari tiga bulan salju.

Terakhir kali salju setebal ini terjadi pada musim dingin tahun 1997.

Tumpukan salju kali ini mencapai ketinggian rumah dua lantai, mengubur pintu masuk bangunan dan menjebak kendaraan.

Warga terpaksa mengungsi dari rumah mereka melalui jendela lantai pertama atau menggali terowongan melalui tumpukan salju.

Walikota Petropavlovsk-Kamchatsky, Yevgeny Belyayev, menyatakan keadaan darurat bencana di seluruh kota tak lama setelah kematian pertama dilaporkan pada 15 Januari.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Rekomendasi
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Berita Terkini
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved