China Bikin Mesin Waktu Rp4,5 Triliun di Bawah Tanah, Bisa Lihat Masa Depan dalam Hitungan Hari!
Sabtu, 03 Januari 2026 - 12:50 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai analogi sederhana, pengering putar pada mesin cuci rumahan hanya menghasilkan gaya sekitar 2 g-ton.
Bandingkan dengan CHIEF1900 yang menghasilkan 1.900 g-ton. Gaya ribuan kali lipat gravitasi bumi ini menciptakan efek kompresi waktu dan jarak.
Misalnya, model dinding bendungan setinggi 3 meter yang diputar pada kekuatan 100g akan mengalami tekanan fisik yang setara dengan bendungan asli setinggi 300 meter (984 kaki) di dunia nyata. Hal ini terjadi karena gaya sentrifugal yang ekstrem "menipu" material model untuk berperilaku layaknya struktur raksasa.
Implikasinya luar biasa bagi sains. Peneliti kini dapat memprediksi bagaimana polutan meresap ke dalam tanah selama ribuan tahun, atau bagaimana rel kereta cepat beresonansi dengan tanah dalam jangka panjang, hanya dalam hitungan hari di laboratorium. Skenario-skenario yang sebelumnya mustahil dipelajari secara real-time kini terbentang jelas di depan mata.
Ambisi Rp4,5 Triliun di Bawah Tanah
Fasilitas Eksperimen Hipergravitasi dan Interdisipliner Sentrifugal (CHIEF) ini bukan proyek murah. Anggaran totalnya mencapai 2 miliar Yuan atau Rp4,56 triliun. Laboratorium ini sengaja ditanam sedalam 50 kaki di bawah tanah untuk meminimalisasi getaran ekstrem selama operasi, menjaga presisi data yang dihasilkan.
Proyek ini menuntut kolaborasi multidisiplin tingkat tinggi, melibatkan pakar ilmu lingkungan, teknik sipil, otomasi, hingga rekayasa material. Salah satu tantangan teknis terbesar adalah panas. Putaran berkecepatan tinggi menghasilkan energi panas yang masif.
Bandingkan dengan CHIEF1900 yang menghasilkan 1.900 g-ton. Gaya ribuan kali lipat gravitasi bumi ini menciptakan efek kompresi waktu dan jarak.
Misalnya, model dinding bendungan setinggi 3 meter yang diputar pada kekuatan 100g akan mengalami tekanan fisik yang setara dengan bendungan asli setinggi 300 meter (984 kaki) di dunia nyata. Hal ini terjadi karena gaya sentrifugal yang ekstrem "menipu" material model untuk berperilaku layaknya struktur raksasa.
Implikasinya luar biasa bagi sains. Peneliti kini dapat memprediksi bagaimana polutan meresap ke dalam tanah selama ribuan tahun, atau bagaimana rel kereta cepat beresonansi dengan tanah dalam jangka panjang, hanya dalam hitungan hari di laboratorium. Skenario-skenario yang sebelumnya mustahil dipelajari secara real-time kini terbentang jelas di depan mata.
Ambisi Rp4,5 Triliun di Bawah Tanah
![China Bikin Mesin Waktu Rp4,5 Triliun di Bawah Tanah, Bisa Lihat Masa Depan dalam Hitungan Hari!]()
Fasilitas Eksperimen Hipergravitasi dan Interdisipliner Sentrifugal (CHIEF) ini bukan proyek murah. Anggaran totalnya mencapai 2 miliar Yuan atau Rp4,56 triliun. Laboratorium ini sengaja ditanam sedalam 50 kaki di bawah tanah untuk meminimalisasi getaran ekstrem selama operasi, menjaga presisi data yang dihasilkan.
Proyek ini menuntut kolaborasi multidisiplin tingkat tinggi, melibatkan pakar ilmu lingkungan, teknik sipil, otomasi, hingga rekayasa material. Salah satu tantangan teknis terbesar adalah panas. Putaran berkecepatan tinggi menghasilkan energi panas yang masif.
Lihat Juga :